Ramai Siklon Herman Melanda Garut, Apa Itu?

Suara Garut

Sabtu, 01 April 2023 | 10:38 WIB
Ramai Siklon Herman Melanda Garut, Apa Itu?
Ilustrasi banjir di Garut sebagai dampak Siklon Herman (bnpb.go.id)

SuaraGarut.id - Unggahan Info Garut di akun Instagramnya tentang Siklon Herman melanda Garut, menjadi perhatian netizen.

Dengan merilis pendapat Erma Yulihastin, Peneliti Klimatologi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), disebutkan cuaca di Garut yang belakangan dirasakan ekstrim merupakan dampak Siklon Herman.

Tanda-tanda bahwa Garut terdampak Siklon Herman terlihat dari beberapa peristiwa. 

Di antaranya curah hujan yang tinggi dan terus menerus hingga mengakibatkan banjir

Banjir yang merendam lima kecamatan di Garut beberapa dua hari lalu pun, diduga merupakan salah satu dampak dari Siklon Herman.
 
Cuaca Garut yang terdampak Siklon Herman ini diunggah Info Garut pada Jumat (31/3/2023). Netizen pun meninggalkan banyak komentar di akun Instagram Info Garut.

Sementara Erma Yulishastin dalam unggahan di akun Instgramnya mengungkapkan, Siklon Herman mempengaruhi wilayah Selatan Jawa.

Lantas apa itu Siklon Herman? 

BMKG menjelaskan, siklon Herman memberikan dampak terhadap wilayah yang dilaluinya, di antaranya hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.

Kemudian angin kencang mencapai 25 knot di wilayah pesisir, serta gelombang laut tinggi sekitar 1.25 sampai 4 meter.

baca juga

Sempat terjadi silang pendapat antara Erma dengan pihak BMKG. 

BMKG mengatakan, siklon Herman yang terbentuk di lautan ini sudah menjauh dari Indonesia. Di sisi lain Erma mengatakan, meskipun sudah menjauh namun radiusnya masih memberikan dampak ke Indonesia.

Lantas mengapa dinamakan siklon Herman?

Menurut BMKG, tiap siklon tropis memiliki nama masing-masing. Dan pemberian nama ini merupakan kewenangan (Area of Responsibility atau AoR) Australia.

"Di Samudra Atlantik dan di sekitar Australia, siklon tropis diberi nama seperti nama manusia. Terima kasih" tulis BMKG, Kamis (30/3/2023).

Jadi kesimpulannya, siklon Herman bukan ditemukan oleh orang bernama Herman. Penamaan itu hanyalah inisiatif pihak AoR Australia. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tok, Bupati Garut Tunda Kenaikan HET Elpiji 3 Kg, Harga Kembali ke Rp16.400 per Tabung

Tok, Bupati Garut Tunda Kenaikan HET Elpiji 3 Kg, Harga Kembali ke Rp16.400 per Tabung

Garut | Sabtu, 01 April 2023 | 09:41 WIB

Politisi Asal Garut Ade Kaca Pindah Partai dari PAN ke Nasdem, Ini Alasannya

Politisi Asal Garut Ade Kaca Pindah Partai dari PAN ke Nasdem, Ini Alasannya

Garut | Sabtu, 01 April 2023 | 09:04 WIB

Bupati Garut Menyayangkan Batalnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia: Kompetisi Terancam Jadi Tarkam

Bupati Garut Menyayangkan Batalnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia: Kompetisi Terancam Jadi Tarkam

Garut | Sabtu, 01 April 2023 | 08:25 WIB

Terkini

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:19 WIB

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu

Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Skema Pembiayaan Mobil Listrik Viral Wuling Aira ev

Skema Pembiayaan Mobil Listrik Viral Wuling Aira ev

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Dalih Geopolitik Jadi Alasan Pemerintah Lihat Ekonomi RI Tumbuh Melambat

Dalih Geopolitik Jadi Alasan Pemerintah Lihat Ekonomi RI Tumbuh Melambat

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Misi Satelit Lampung-1: Saat Mata AI di Luar Angkasa Kawal Ladang Singkong

Misi Satelit Lampung-1: Saat Mata AI di Luar Angkasa Kawal Ladang Singkong

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Singapura Gunakan Teknologi Juara Piala Dunia DemI Jegal Timnas Indonesia

Singapura Gunakan Teknologi Juara Piala Dunia DemI Jegal Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:51 WIB

CBDK Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Laba Semester I 2026 Melonjak 225 Persen

CBDK Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Laba Semester I 2026 Melonjak 225 Persen

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:50 WIB

×