SuaraGarut.id- Produksi dodol Garut kini mengalami penurunan cukup tinggi jelang lebaran Idul Fitri 1444 H.
"Kondisi lebaran sekarang beda dengan tahun-tahun sebelumnya, dibanding lebaran sebelum Covid 19 mengalami penurunan sekitar 30 persen," ungkap pengusaha dodol Garut Picnic, H. Ato Hermanto, Senin (3/4/2023).
Ato menjelaskan, tahun-tahun sebelumnya jelang lebaran itu produksi Dodol bisa mencapai 10 ton/hari. Kini hanya 6 sampai 7 ton/ hari
Lanjutnya, penurunan produksi ini dipengaruhi beberapa faktor. tapi yang paling utama yakni penurunan daya beli masyarakat.
"Pemasaran kita itu ke daerah wisata, kalau tempat wisata ya sepi, ya otomotif kita juga sepi. Mudah-mudahan setelah lebaran nanti wisata gairah lagi," ucap Wakil Ketua PHRI Garut bidang promosi dan pemasaran itu.
Ditambahkan Ato, yang menjadi andalan pemasaran produk dodolnya adalah daerah wisata di wilayah Priangan dan Jawa Barat lainnya.
Lesunya perekonomian di Kabupaten Garut, dirasakan pedagang pakaian Undang (45) yang biasa jualan di lapak pasar Ramadhan.
"Sepi banget sudah hari ke 12 puasa pembeli sepi, biasanya minggu pertama puasa juga sudah ramai," ungkapnya. (*)
Editor: Mustika Ati
Baca Juga: BRI Liga 1: Bali United Waspadai Stefano Lilipaly: Umpan Crossing Sangat Mematikan