SUARA GARUT - Menjelang lebaran Idul Fitri 1444 hijriah, guru di Kabupaten Garut kembali mendapatkan kucuran dana dari pemerintah.
Kali ini bantuan diberikan kepada guru bantu di sekolah dasar negeri yang berada di wilayah pelosok. Bantuan ini juga sebagai pengganti bagi guru yang tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR).
Dana bantuan itu berasal dari pemerintah provinsi Jawa Barat, sebesar Rp 5,2 miliar.
"Dana bantuan sudah mulai dicairkan ke para guru sejak Jumat kemarin sampai Minggu ini," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Garut, Ade Manadin, kepada Suara.garut.com, senin, 10 April 2023.
Uang yang diterima guru kali ini sebesar Rp 6.750.000 setiap orangnya. Dana itu merupakan akumulatif selama tiga bulan atau setiap bulannya mendapatkan bantuan sebesar Rp 2.250.000.
Tak hanya itu guru honorer yang mengajar di pelosok juga, lanjut Ade mendapatkan bantuan sebesar Rp 300 ribu dari pemerintah provinsi. Penyaluran dana itu dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Ade, mengaku pemberian bantuan itu langsung diberikan kepada guru tanpa ada potongan.(*)
Editor: Farhan