SUARA GARUT - Tingginya Peredaran dan penyalahgunaan Narkotika, obat obatan terlarang serta zat adiktif (Narkoba) menyebabkan penjara atau Lapas penghuninya mereka yang tersangkut masalah Narkoba.
"Penindakan itu sekarang keras oleh pemerintah sehingga penjara itu PENUH, di sini juga hampir 50 persen akibat tindak pidana Narkotika di Lapas kita. Bahkan di beberapa tempat ada yang sampai 90 persen," ungkap Kepala BNNK Garut, AKBP Yusdanial, Selasa saat menghadiri kegiatan penguatan eksistensi terhadap kelompok Kegiatan Desa Bersinar di Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota. (11/04/2023).
Guna melaksanakan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotik (P4GN) Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut membentuk 10 Desa Bersinar sebagai Pilot Project Desa dan kelurahan bersih Narkoba.
"Jadi Pak Bupati sebagai Ketua Tim Terpadu P4GN dalam rangka penguatan dan fasilitas P4GN di Kabupaten Garut dengan tujuan menciptakan lingkungan bersih Narkoba, Pak Bupati mengeluarkan SK Kelurahan Desa Tangguh Bersih Narkoba tahun 2023 ini," tuturnya
Pada tahun ini kata Yusdanial, ada 10 desa dan 2 kelurahan yang menjadi pilot project Desa dan Kelurahan Tangguh Bersih Narkoba.
" Program ini merupakan program kemandirian desa sesuai dengan instruksi Presiden nomer 2 bahwa Pak Bupati harus melaksanakan penguatan P4GN dan Permendagri nomer 12 harus melaksanakan fasilitas P4GN," paparnya.
Untuk melaksanakan program Desa dan Kelurahan Tangguh Bersih Narkoba ini dibentuk Satgas atau tim relawan pemulihan yang dibentuk oleh Kepala desa atau lurah.
" Apabila di desa atau kelurahan ini ada Penyalahgunaan, maka agen pemulihan inilah yang bergerak melakukan pemetaan ada berapa orang kira kira ada berapa orang pecandu untuk dilakukan pendataan, pendekatan, penjangkauan untuk dilakukan intervensi," katanya.(*)
Editor: Farhan
Baca Juga: Diketawain Gegara Lupa Edit Caption Postingan Endorse, Nikita Willy: Anak Gue Nangis