Kata Halal Bihalal dari Pedagang Martabak Asal India Tahun 1935-1936, Hingga Bung Karno Undang Tokoh Politik Ke Istana Negara

Suara Garut

Jum'at, 21 April 2023 | 11:29 WIB
Kata Halal Bihalal dari Pedagang Martabak Asal India Tahun 1935-1936, Hingga Bung Karno Undang Tokoh Politik Ke Istana Negara
Ilustrasi Bung Karno.Halal Kata Bihalal dari pedagang Martabak India hingga Bung Karno Undang Tokoh Politik Ke Istana Negara.(Tangkapan layar/Net)

SUARA GARUT - Halal Bihalal menjadi sebuah tradisi yang mengakar dikalangan umat islam, setelah merayakan Lebaran Idul Fitri setiap tahunya.

Tradisi halal bihalal itu, bukan saja dilakukan dikalangan masyarakat bawah, namun menyentuh hingga instansi pemerintah.

Baik instansi pemerintah maupun kalangan masyarakat memanfaatkan momentum lebaran idulfitri sebagai ajang bersilaturahmi untuk saling memafkan.

Sepintas kata halal bihalal itu seperti berasal dari bahasa Arab, namun sebenarnya asli Indonesia dan terdaftar dalam KBBI.

Disamping itu, pelaksanaanya merupakan tradisi budaya yang asli madin Indonesia.

Secara pengertian dalam kamus besar bahasa Indonesia, halal bihalal berarti maf memaafkan, setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

Acara halal bihalal itu biasanya dilaksanakan dalam suatu tempat, atau dalam satu acara khusus, oleh suatu kelompok orang.

Namun ternyata kata halal bi halal itu pertama di populerkan oleh penduduk pribumi kota Solo Jawa Tengah.

Saat itu sekitar tahun 1935-1936 para pedagang martabak asal India. dibantu pribumi tengah menjajakan daganganya.

baca juga

Dalam memepromosikan martabaknya, para pembantu yang asli pribumi mengeluarkan kata-kata seperti, " Martabak malabar, halal bin halal," dikutif garut.suara.com dari berbagai sumber.

Sejak saat itu, istilah halal bin halal mulai populer di masyarakat Solo.

Selanjutnya masyarakat menggunakan istilah itu untuk sebutan silaturahmi saat ke taman sriwedari pada hari lebaran.

Kegiatan halal bihalal kemudian berkembang menjadi acara silaturahmi saling mermaafan sat lebaran.

Namun, ditahun 1948, saa terjadi komplik dijaman pemerintahan Bung Karrno, KH.Wahab memperkenalkan istilah halal bihalal dikalangan Istana.

Sehingga pada hari raya idul Fitri 1948, Bung Karno mengundang seluruh tokoh politik datang ke istana Negara, menghadiri silaturahim yang diberi judul halal bihalal.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Tips Menyelenggarakan Halal Bihalal Agar Berkesan

4 Tips Menyelenggarakan Halal Bihalal Agar Berkesan

Lifestyle | Kamis, 20 April 2023 | 14:23 WIB

Megawati Bakal Halal Bihalal ke Prabowo saat Lebaran, Hasto PDIP: Jangan Dicampuradukan Momen Politik 2024!

Megawati Bakal Halal Bihalal ke Prabowo saat Lebaran, Hasto PDIP: Jangan Dicampuradukan Momen Politik 2024!

Kotak Suara | Rabu, 19 April 2023 | 12:48 WIB

6 Tradisi Lebaran yang Unik di Dunia, Salah Satunya dari Indonesia

6 Tradisi Lebaran yang Unik di Dunia, Salah Satunya dari Indonesia

Your Say | Rabu, 19 April 2023 | 06:09 WIB

Terkini

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

×