Sekdis Parbud Garut Sebut Wisatawan Menurun Pada Lebaran Tahun Ini

Suara Garut

Sabtu, 29 April 2023 | 20:46 WIB
Sekdis Parbud Garut Sebut Wisatawan Menurun Pada Lebaran Tahun Ini
Sekdis Pariwisata dan Budaya Kabupaten Garut, Ma'mun, saat memberikan keterangan di kantornya, Jumat (28/04/2023).

SUARA GARUT - Sekretaris Dinas Pariwisata dan Budaya, Ma'mun, sebut jumlah wisatawan pada libur lebaran Iedul Fitri tahun ini menurun.

"Secara umum dalam rangka idul fitri alhamdulillah tempat-tempat wisata yang ada di kabupaten Garut masih menjadi pilihan wisatawan yang datang dari luar kabupaten Garut. Sehingga alhamdulillah  tempat wisata yang ada baik yang  dikelola oleh pemerintah, ,maupun yang dikelola oleh masyarakat ataupun desa juga banyak yang dikunjungi oleh wisatawan,"

Dikatakannya, jumlah pengunjung pada libur yang sama  tahun 2022 lebih banyak dari tahun ini.

Dikatakannya,  penyebab  banyaknya pengunjung pada waktu libur Iedul Fitri tahun 2022 itu  karena tadinya ditutup,kebijakan PPKM sehingga ditutup ,tapi tiba-tiba dibuka pada saat waktu itu,sehingga pengunjung  itu sangat membludak. .

" Sehingga hampir menuju tempat-tempat wisata favorit yang ada Garut kan macet tahun 2022. Dan alhamdulillah tahun sekarang tidak macet, karena jumlah pengunjung mengalami penurunan meskipun penurunannya tidak signifikan," tuturnya.

Berdasarkan pemantauannya di lapangan objek wisata yang dikelola dinas ya yang mengalami penurunan jumlah pengunjung itu, seperti bagendit dan pantai sayang heulang sama, neskipun memang banyak tapi mengalami penurunan.

Ditambahkannya, berkaitan dengan pelayanan kepada wisatawan libur Idul Fitri ini lebih tertib, lebih bagus juga. Dimana larus lalu lintas juga meskipun banyak kendaraan tapi tetap padat merayap, tidak sampe berhenti macet total.

" Karena salah satu indikator keberhasilan pariwisata itu ketika banyak orang dan banyak kendaraan yang dibawa oleh orang," katanya

Kemudian yang berkaitan dengan kebersihan di tempat wisata, dinilainya cukup terkendali, misalnya di Situ Cangkuang,  Situ Bagendit  baik di darat maupun yang di air.

baca juga

" Kemudian pelayanan dari petugas saat ini mulai membaik,dapat dilayani pengunjung itu dengan sopan dan santun. seperti yang berkunjung ke Situ Bagendit, masyarakat itu apresiasi terhadap perubahan kondisi maupun pelayanan wisata   yang ada disitu, " ujarnya.

Namun katanya, masih ada pengunjung yang mengeluh karena maraknya aktifitas mainan untuk anak-anak yang menggunakan lahan bukan untuk peruntukannya, yang artinya ruang publik bukan untuk arena mainan anak-anak,ini dimanfaatkan oleh masyarakat atau pihak pihak yang ingin mendapatkan keuntungan.

" Pengunjung itu meminta agar Pemda Garut dan dinas pariwisata untuk menertibkan masyarakat yang mengoperasionalkan mainan di lokasi yang bukan ditempat untuk peruntukannya,"

Sebetulnya kata ma'nun upaya yang  dilakukan itu terus menerus,memberikan informasi dan edukasi kepada mereka bahwa tidak boleh melakukan usaha yang bukan di peruntukannya.

Disebutkannya, jumlah  pengunjung  ke Situ Bagendit  dan Sayang heulang di Garut Selatan rata rata 4000 orang per hari. (*)

Editor: Farhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terbentur Soal Anggaran, APBD Garut Nyaris Kewalahan Soal Bayar Gaji dan Tunjangan ASN PPPK, Begini Yang Akan dilakukan Pemkab

Terbentur Soal Anggaran, APBD Garut Nyaris Kewalahan Soal Bayar Gaji dan Tunjangan ASN PPPK, Begini Yang Akan dilakukan Pemkab

Garut | Sabtu, 29 April 2023 | 16:21 WIB

Polres Garut Meringkus Gembong Komplotan Pencuri Hewan dengan Cara Dimutilasi, Sudah 10 Kali Mereka Menjalankan Aksinya

Polres Garut Meringkus Gembong Komplotan Pencuri Hewan dengan Cara Dimutilasi, Sudah 10 Kali Mereka Menjalankan Aksinya

Garut | Sabtu, 29 April 2023 | 16:01 WIB

Pelestarian Sungai Cimanuk oleh Warga Garut Sebagai Upaya Hidup Berdampingan dengan Alam

Pelestarian Sungai Cimanuk oleh Warga Garut Sebagai Upaya Hidup Berdampingan dengan Alam

Garut | Sabtu, 29 April 2023 | 15:39 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kaltim | Senin, 29 Juni 2026 | 23:20 WIB

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil

BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil

Jatim | Senin, 29 Juni 2026 | 23:16 WIB

PTBA Resmikan Pusat Pembibitan Mangrove NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Pesisir

PTBA Resmikan Pusat Pembibitan Mangrove NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Pesisir

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 23:11 WIB

Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif

Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif

Kalbar | Senin, 29 Juni 2026 | 23:10 WIB

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Jangan Tunggu Air Seret, Ini 5 Cara Menghemat Air PDAM Saat Kemarau Melanda Sumsel

Jangan Tunggu Air Seret, Ini 5 Cara Menghemat Air PDAM Saat Kemarau Melanda Sumsel

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 22:58 WIB

Menyusuri Lorong Qianmen Beijing, Kawasan Tua yang Andalkan Tradisi Musyawarah

Menyusuri Lorong Qianmen Beijing, Kawasan Tua yang Andalkan Tradisi Musyawarah

Riau | Senin, 29 Juni 2026 | 22:47 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Masih Simpan Emas 1 Suku, Nilainya Kini Setara Motor Bekas, Kapan Waktu Terbaik Menjualnya?

Masih Simpan Emas 1 Suku, Nilainya Kini Setara Motor Bekas, Kapan Waktu Terbaik Menjualnya?

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 22:21 WIB

×