Dipaksakan Mengangkat Jabatan pimpinan tinggi (JPT) dengan bukan yang qualified menjadi PNS kesalahan besarnya disana, imbuhnya.
"Menerima CPNS yang sudah lulus tes, masih ada kelemahan dari sistem seleksinya, dari 3 ribuan dibuka misalnya kata Prof Sopian, lulus 3 ratusan itu kan sudah highly selected sebenarnya," kata Prof Sopian.
Prof Sopian menegaskan, PPPK bukan tempat untuk menampung orang-orang yang tidak lolos dalam tes seleksi.
"Jika PPPK menampung orang yang gagal tes, ini kesalahan besar, itu merupakan penyimpangan, kayak penampungan," tandasnya.
Prof Sofian menjelaskan PPPK bukan tempat penampungan orang-orang yang gagal dalam tes, sebab jika itu dilakukan akan menurunkan kualitas pegawai ASN di Indonesia. (*)