Warga Garut Merapat, Akan Dibangun Pabrik Alas Sepatu di Cibatu Dibutuhkan 6.000 Tenaga Kerja Lokal

Suara Garut

Sabtu, 20 Mei 2023 | 20:37 WIB
Warga Garut Merapat, Akan Dibangun Pabrik Alas Sepatu di Cibatu Dibutuhkan 6.000 Tenaga Kerja Lokal
Pelaksanaan pemaparan _expose_ PT. Silver Skyline Indonesia, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

SUARA GARUT - Bagi warga Garut, Jawa Barat yang belum memiliki pekerjaan tidak lama lagi akan dibangun pabrik alas sepatu di wilayah Kecamatan Cibatu.

Kabarnya, jika sudah operasi dibutuhkan 6.000 pekerja lokal yang siap diberdayakan di pabrik baru ini.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, memimpin Rapat _Expose_ Rencana Investasi PT. Silver Skyline Indonesia, di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (17/05/2023).

Rapat menghadirkan jajaran direksi PT. Silver Skyline Indonesia serta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Garut.

Pada kesempatan ini, Bupati Garut mendengarkan secara langsung paparan PT. Silver Skyline Indonesia, sebagai perusahaan industri alas kaki dan sepatu olahraga, yang rencananya akan berproduksi di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Garut, Wahyudijaya, mengatakan, jika PT. Silver Skyline Indonesia ini sudah lama masuk ke Kabupaten Garut.

Bahkan, sudah menata kaitan dengan format regulasi, termasuk kendala dari aspek energi. 

"Nah momentum ini, ini juga kami pertemukan dan Alhamdulillah ini sudah _clear_, jadi mereka sekarang sudah dalam tahapan progres fisik, tapi dengan kekurangan regulasi ini _by process_," ujar Wahyudijaya, usai menghadiri rapat.

Ia mengatakan, jika Bupati Garut menyambut baik kehadiran PT. Silver Skyline Indonesia di Kabupaten Garut, terlebih adanya investasi yang masuk ke Kabupaten Garut ini memiliki beberapa dampak turunan seperti penyerapan tenaga kerja hingga pajak retribusi bagi daerah.

baca juga

"Dan Alhamdulillah komitmen dari pihak perusahaan sendiri juga, ini akan memberdayakan potensi tenaga lokal," ucapnya.

Pihaknya bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) berencana mencetak tenaga kerja yang diperlukan oleh pihak PT. Silver Skyline Indonesia.

Sementara itu, Manager PT. Silver Skyline Indonesia, Ervan Fadli, menuturkan jika perusahaannya ini merupakan sebuah industri sepatu yang berorientasi ekspor.

Ia juga mengatakan pihaknya juga sudah melakukan pembebasan lahan seluas 14.5 hektare, yang saat ini sudah masuk ke tahapan _cut and fill_.

"Dan akan segera setelah dapat PBG (Persetujuan Bangunan Gedung)-nya kita akan segera membangun konstruksi untuk gedung produksinya," tutur Ervan.

Pihaknya akan melakukan percepatan, terutama dalam hal pembangunan konstruksinya, mulai dari pembangunan solokan yang memanfaatkan tenaga mayoritas warga setempat, selain nantinya juga akan menyerap tenaga lokal.

"Di tempat _group_ kita yang sekarang sedang berjalan di Purwakarta itu juga kita sama hampir 90% itu kita menggunakan sumber daya manusia yang dari (warga) setempat," imbuh Ervan.

Ervan menambahkan, jika nantinya industri yang berlokasi di Kecamatan Cibatu ini akan mampu menyerap 5.000 hingga 6.000 tenaga kerja, dan akan diprioritaskan untuk warga setempat.

"Tentunya bertahap dari 200, 300, 500, 1000, 2000, 3000 dan selanjutnya sampai dengan 5000 sampai dengan 6000," ungkapnya.

Kriteria pekerjanya sendiri, sebut Ervan, karena pabrik sepatu berorientasi ekspor dengan mengutamakan kualitas, tentunya beragam latar belakang pendidikan mulai SMA, bahkan berpendidikan SMP,  namun dengan kualifikasi pengalaman.

Karena sudah didukung oleh pemerintah daerah, ia berharap semua masyarakat juga bisa mendukung kehadiran PT. Silver Skyline Indonesia di Kabupaten Garut.

"Jadi masyarakat harus mempunyai rasa memiliki bahwa ini adalah periuk nasi kita harus dijaga bersama. Jadi satu adalah memberikan dukungan kepada investor," harapnya.

Di tempat yang sama Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kabupaten Garut, Grahaita Gumelar, mengungkapkan, bahwa sebetulnya PLN Garut sudah beberapa kali berkoordinasi dengan PT. Silver Skyline Indonesia terkait dengan kebutuhan listrik yang dibutuhkan, di mana pada intinya PLN siap men-_support_ PT. Silver Skyline Indonesia baik di masa konstruksi maupun di masa tahap awal produksi.

"Informasinya sampai dengan 10 Mega (Watt), intinya PLN siap _support_ dengan kelebihan daya yang ada di sistem PLN saat ini," tandasnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Catat! Tidak Semua Polisi di Garut Bisa Lakukan Penilangan Manual, Sertifikasi Dakgar Jadi Syaratnya

Catat! Tidak Semua Polisi di Garut Bisa Lakukan Penilangan Manual, Sertifikasi Dakgar Jadi Syaratnya

Garut | Sabtu, 20 Mei 2023 | 19:14 WIB

Disnaker dan Dinsos ke Mana Aja? Wabup Garut Baru Tahu Ada Warganya yang Alami Penyiksaan di Arab Saudi dari Wartawan

Disnaker dan Dinsos ke Mana Aja? Wabup Garut Baru Tahu Ada Warganya yang Alami Penyiksaan di Arab Saudi dari Wartawan

Garut | Sabtu, 20 Mei 2023 | 10:30 WIB

Sebanyak 4 Orang ASN PPPK Guru Garut Memasuki BUP, Begini Cara PGPPPK Perjuangkan JHT, dari Taspen

Sebanyak 4 Orang ASN PPPK Guru Garut Memasuki BUP, Begini Cara PGPPPK Perjuangkan JHT, dari Taspen

Garut | Sabtu, 20 Mei 2023 | 07:45 WIB

Terkini

Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam

Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami

Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya

Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto

Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!

Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi

Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026

Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak

Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

×