SUARA GARUT - Genderang perang telah ditabuh Dedi Mulyadi dan Maula Akbar akan bersaing dengan mantan istri, Ane Ratna Mustika.
Manuver politik anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dedi Mulyadi ternyata bikin heboh setelah resmi hengkang dari partai beringin. Dedi Mulyadi kini resmi jadi bakal Caleg DPR RI dari partai besutan Prabowo yaitu Gerindra.
Bukan hanya Dedi Mulyadi yang hijrah ke Gerindra sahabat-sahabatnya dan anaknya bernama Maula Akbar Ahmad Habibi juga didaftarkan jadi caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari partai Gerindra bukan dari Partai Golkar.
Berarti anak Dedi Mulyadi ini akan bersaing dengan ibunya sendiri Ane Ratna Mustika.
"Benar Dedi Mulyadi resmi gabung dengan Gerindra dia jadi wakil ketua di DPP. Alhamdulillah beliau sudah mendaftar di pusat di Dapil Karawang Purwakarta dan Bekasi," kata sekretaris Gerindra Jabar Abdul Haris Bobiho di kantor KPU Jabar kota Bandung dilansir garut.suara.com dari youtube newz maker, Minggu (21/5/2023).
Haris menegaskan dengan masuknya mantan Bupati Purwakarta 2 periode ini bakal memperkuat partai Gerindra di Jawa Barat apalagi elektabilitas dan popularitas Dedi Mulyadi sudah tak diragukan lagi.
Mengenai anak sulung Dedi Mulyadi Haris Bobiho menjelaskan dia menjadi Caleg Jabar untuk daerah pemilihan Karawang Purwakarta untuk provinsi.
"Anak beliau Maula Akbar Calon Legislatif di Dapil Karawang Purwakarta," ujarnya.
Sebelumnya Bupati Purwakarta yang juga mantan istri Dedi Mulyadi mendaftar jadi caleg DPRD Provinsi dari Dapil Karawang Purwakarta untuk Partai Golkar yang semula digadang-gadang bakal maju lagi di Pilkada Purwakarta ternyata memilih menjadi Caleg provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Gak Kuat Layani Suami usai Seminggu Nikah, Wanita Curhat Sambil Mewek: Manja!
Pengamat politik Asep Saiful dari Unsil Tasikmalaya mengatakan keputusan Dedi Mulyadi hengkang dari Golkar kemungkinan besar untuk pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024.
Jika tetap di Golkar peluang Dedi Mulyadi akan kecil karena bersaing ketat dengan Ridwan Kamil.
"Ya alasannya kan ada Ridwan Kamil yang memang sangat berpeluang diusungkan jadi nggak mungkin kan Golkar mengusung Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi," katanya. (*)