Gerebek 2 Penyalur Migran Ilegal, DPRD Jabar Desak Polisi Usut Tuntas Kasus TPPO di Kabupaten Garut

Suara Garut | Suara.com

Kamis, 08 Juni 2023 | 13:28 WIB
Gerebek 2 Penyalur Migran Ilegal, DPRD Jabar Desak Polisi Usut Tuntas Kasus TPPO di Kabupaten Garut
Anggota DPRD Jabar, Enjang Tedi meminta kepolisian mengusut tuntas kasus pekerja migran ilegal di Kabupaten Garut. (Foto: Suara Garut/Jay)

SUARA GARUT - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi mengapresiasi gerak cepat Polres Garut, Jawa Barat, dalam menindak penyalur pekerja migran ilegal.

Pada Rabu malam, 7 Juni 2023, Polres Garut menggerebek dua perusahaan yang diduga menjadi penyalur pekerja migran ilegal. Upaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Garut bisa dicegah.

"Saya apresiasi langkah tegas Pak Kapolres Garut dan jajaran dengan menangkap terduga bandar PMI Ilegal. Kelompok ini tentu sangat meresahkan karena rayuan manis kepada masyarakat untuk kerja di luar negeri, tapi sedikitpun tidak bertanggung jawab sehingga masyarakat yang jadi korban," kata Enjang Tedi, Kamis, 8 Juni 2023.

Wakil Ketua DPW PAN Jawa Barat ini pun berharap dengan tindakan tegas aparat kepolisian ini dapat menjadi efek jera bagi pelaku dan korban. 

Ia juga menyinggung korban penyaluran pekerja migran ilegal yang menimpa salah satu warga Tarogong Kaler bernama Ela Lastari.

Dengan penangkapan tersebut menjadi perhatian serius masyarakat Garut agar tidak mudah diiming-imingi menjadi pekerja migran menggunakan jalur ilegal.

"Semoga bisa buat efek jera masyarakat yang mau berangkat kerja ke luar negeri tanpa skill memadai, dan momentum untuk ungkap kasus TPPO dengan modus pengiriman TKW di Garut. Sebenarnya modus TPPO ini juga kita lihat ada di kasus Ela Lastari," katanya.

Sebelumnya, dua perusahaan penyalur pekerja migran yang diduga ilegal di Kabupaten Garut digerebek jajaran Polres Garut. Kedua perusahaan penyalur itu berada di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler dan Kecamatan Karangpawitan.

"TKP pertama tadi sore pukul 17.00 WIB, yaitu PT Raya Madya Bahari itu di Tanjung, Tarogong Kaler, di situ tidak ada izin menyalurkan pekerja migran Indonesia di luar negeri," ujar Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Enjang Tedi pun meminta penindakan TPPO di Kabupaten Garut tidak berhenti di dua bandar tersebut. Pasalnya, lanjut dia, kasus ini merupakan fenomena gunung es dimana masih banyak pelaku TPPO yang bekerja secara personal.

"Selain berbentuk perusahaan, para pelaku ini juga bekerja secara perorangan dengan mengandalkan jaringan luar negeri karena dia pernah menjadi PMI lalu merekrut masyarakat kemudian di salurkan melalui agen atau langsung ke majikan di negara tujuan," pungkasnya. (*)

Editor: Firman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Grebek Penyalur Pekerja Migran Ilegal di Garut, Ini Syarat Resmi Menjadi TKI Legal

Polisi Grebek Penyalur Pekerja Migran Ilegal di Garut, Ini Syarat Resmi Menjadi TKI Legal

| Kamis, 08 Juni 2023 | 08:09 WIB

BREAKING NEWS! Polres Garut Gerebek Perusahaan Penyalur TKI Ilegal

BREAKING NEWS! Polres Garut Gerebek Perusahaan Penyalur TKI Ilegal

| Rabu, 07 Juni 2023 | 20:06 WIB

Polri Klaim Ungkap 500 Kasus TPPO Sepanjang Tahun 2020-2023

Polri Klaim Ungkap 500 Kasus TPPO Sepanjang Tahun 2020-2023

News | Rabu, 07 Juni 2023 | 19:58 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.337 pada Awal Bulan Mei

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.337 pada Awal Bulan Mei

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 09:38 WIB

5 Drama Korea Terbaru Tayang Mei 2026, Ada Proyek Baru Cha Eun-woo!

5 Drama Korea Terbaru Tayang Mei 2026, Ada Proyek Baru Cha Eun-woo!

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 09:36 WIB

Fakta Unik Inter Milan Scudetto: Pembuktian Manis Cristian Chivu Lawan Mantan

Fakta Unik Inter Milan Scudetto: Pembuktian Manis Cristian Chivu Lawan Mantan

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 09:32 WIB

My Hero Academia Umumkan Anime Pendek I Am a Hero Too, Angkat Kisah Eri

My Hero Academia Umumkan Anime Pendek I Am a Hero Too, Angkat Kisah Eri

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 09:30 WIB

Pertamina Diminta Cepat Atasi BBM Langka di Pekanbaru, Waspada Potensi Penimbunan

Pertamina Diminta Cepat Atasi BBM Langka di Pekanbaru, Waspada Potensi Penimbunan

Riau | Senin, 04 Mei 2026 | 09:23 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Bos Taksi Green SM hingga Ditjen Perkeretaapian Hari Ini

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Bos Taksi Green SM hingga Ditjen Perkeretaapian Hari Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 09:17 WIB

Siap-Siap War Tiket Lagi, Fan Meeting NCT JNJM di Jakarta Ditambah Jadi 2 Hari

Siap-Siap War Tiket Lagi, Fan Meeting NCT JNJM di Jakarta Ditambah Jadi 2 Hari

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 09:15 WIB

IHSG Mulai Menghijau di Senin Pagi Balik ke Level 7.000

IHSG Mulai Menghijau di Senin Pagi Balik ke Level 7.000

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 09:13 WIB

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 09:05 WIB

Ulasan Film Anatomy of a Fall: Ketika Pernikahan Berubah Menjadi Tragedi!

Ulasan Film Anatomy of a Fall: Ketika Pernikahan Berubah Menjadi Tragedi!

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 09:00 WIB