SUARA GARUT - Baru-baru ini marak terjadi sebuah penawaran program Try-Out kepada sejumlah sekolah baik bernaung di Dinas Pendidikan maupun Kemenag di Seluruh Jawa Barat.
Penawaran Try-Out berasrama dari Lembaga UPIED denga baiaya 15 juta rupiah tersebut menurut Dr.Andika dipastikan bukan Program UPI.
Andika menegaskan penerimaan mahasiswa baru di UPI tahun ini menggunakan skema Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), dan Seleksi Nasional berdasarkan Tes (SNBT), serta Seleksi Mandiri.
Untuk itu menurut Andika, pihak UPI tidak pernah memberikan jamianan kelulusan kepada calon mahasiswa barunya.
Terlebih Try-Out UPIED, yang dilaporkan para Kepala Sekolah, baik bernaung di bawah Dinas Pendidikan, maupun dibawah Kemenag.
Sebelumnya dikabarkan Kantor Hukum UPI menerima laporan dari para kepala Sekolah dan Madrasah, adanya penawaran Program Try-Out UPIED dengan biaya lima belas juta rupiah.
Berdasarkan penelusuran, dan koordinasi Kantor Hukum UPI dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung Dr Andika menyebutkan tidak ditemukan adanya lembaga UPIED sebagai penyelenggara kursus atau Bimbel.
"Hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung UPIED tidak terdaftar sebagai lembaga kursus dan pelatihan non formal," tulis Andika dalam Surat Klarifikasi yang ditujukan kepada para kepala sekolah dan Madrsah di Jabar.
Dr Andika menyebutkan sepanjang pengetahuanya, PT. UPI Edun Indonesia merupakan Perusahaan baru berdiri, dan tidak memiliki ijin oprasional untuk menyelenggarakan kursus dan pendidikan non formal. (*)
Baca Juga: Rencana Pertemuan Demokrat dan PDIP, SBY Sebut AHY Telah Merespons Ajakan Puan