SUARA GARUT - Hari raya Idul Adha, juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, merupakan salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia.
Pada hari yang suci ini, umat Muslim berkumpul di masjid dan lapangan untuk melaksanakan Salat Idul Adha, sebuah ibadah yang sarat dengan makna dan simbolisme.
Berikut adalah tata cara salat Idul Adha yang patut diperhatikan oleh umat Muslim:
1. Niat: Niatkan salat Idul Adha dalam hati dengan jelas dan tulus. Niat ini haruslah khusus untuk salat Idul Adha dan bukan untuk salat sunnah atau ibadah lainnya.
Arab-latin: Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."
2. Takbiratul Ihram: Setelah berdiri menghadap kiblat, angkat tangan ke sejajar bahu dan ucapkan "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar) sebagai takbiratul ihram, yang menandai dimulainya salat.
3. Takbir tujuh kali: Setiap kali takbir disunahkan untuk membaca “Subhaanallaahi walhamdulillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.”
4. Rakaat Pertama: Bacaan Al-Fatihah diikuti dengan bacaan surah lain dalam rakaat pertama.
Baca Juga: Begini Support Rara LIDA untuk Lesti Kejora agar Tampil di Indosiar Lagi
5. Setelah selesai membaca Al-Fatihah dan surah, rukuklah dengan penuh khusyuk.
6. I'tidal: Setelah rukuk, tegakkan diri kembali dengan tenang dan ucapkan "Sami Allahu liman hamidah, Rabbana wa lakal hamd" (Allah Maha Mendengar bagi yang memuji-Nya, Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu).
7. Sujud: Lakukan sujud pertama dengan khusyuk. Setelah itu, duduk di antara dua sujud dan kembali melakukan sujud ke dua.
8. Rakaat Kedua: Setelah sujud ke dua, bangkitlah untuk rakaat kedua. Bacaan pada rakaat kedua ini sama seperti rakaat pertama.
9. Bangun dari sujud dan takbiratul ihram kedua
10. Membaca takbir sebanyak 5 kali dan membaca tasbih disela-sela takbir