Menteri ATR/BPN Blusukan di Garut Serahkan Sertifikat PTSL Warga dan Sertifikat Tanah Wakaf

Suara Garut | Suara.com

Jum'at, 23 Juni 2023 | 16:19 WIB
Menteri ATR/BPN Blusukan di Garut Serahkan Sertifikat PTSL Warga dan Sertifikat Tanah Wakaf
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto didampingi Bupati Garutserahkan sertifikat tanah secara simbolis di Pendopo Kabupaten Garut, Jumat (23/6).

SUARA GARUT - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto blusukan menyerahkan 9 sertifikat tanah milik 9 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat yang diproses melalui PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), juga sertifikat tanah wakaf

"Siang hari ini kami akan  door to door di wilayah Garut ini untuk menyerahkan sertifikat  PTSL kurang lebih 9 sertifikat, termasuk 9 tanah wakaf", kata menteri dalam kunjungan kerjanya di Garut, Jumat (23/06/2023).

Katanya, tujuan dilaksanakannya pembagian sertifikat PTSL secara door to door itu, untuk melihat secara langsung  itu, guna mengetahui apakah masalah di daerah sudah clear, atau, masih ada kendala yang harus diselesaikan.

Lanjutnya, Kementerian ATR/BPN juga mempunyai program untuk menyelesaikan permasalahan tanah wakaf tempat tempat ibadah di seluruh Indonesia.

"Baik itu rumah ibadah kelenteng, pure, gereja, mesjid semuanya akan kita selesaikan. Oleh karena itu kami akan turun ke lapangan kalau masih ada tanah wakaf, maupun rumah ibadah yang belum disertifikatkan untuk segera diselesaikan tanpa adanya diskriminasi," tegasnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Garut itu, Hadi Tjahjanto juga menyerahkan sertifikat untuk instansi pemerintah, TNI-Polri dan tanah desa, serta sertifikat redis secara komunal sebanyak 422 kepala keluarga.

Disebutkannya, untuk sertifikasi tanah sampai akhir tahun 2024 ditargetkan selesai 120 juta bidang tanah, dari target 126 juta dan sisanya akan diselesaikan pada tahun 2025.

Sedangkan untuk redis khusu tanah tanah bekas perkebunan, katanya sudah selesai 300 persen, dari target 400 ribu hektar.

Adapun yang masih terkendala, katanya, tanah eks transmigrasi dan tanah tanah redis bekas kawasan hutan, karena dari 4,1 juta hektar baru 1,6 juta yang diselesaikan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selasa 27 Juni Guru PPPK Akan di Lantik Bupati Garut, Penempatan Tugas Masih Abu-Abu

Selasa 27 Juni Guru PPPK Akan di Lantik Bupati Garut, Penempatan Tugas Masih Abu-Abu

| Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:44 WIB

Warga Selaawi Garut yang Mengalami Benjolan di Muka Hingga Harus Ditangani 4 Dokter Spesialis

Warga Selaawi Garut yang Mengalami Benjolan di Muka Hingga Harus Ditangani 4 Dokter Spesialis

| Jum'at, 23 Juni 2023 | 11:01 WIB

Guru Honorer Kabupaten Garut Tanda Tangani SPK PPPK di Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan

Guru Honorer Kabupaten Garut Tanda Tangani SPK PPPK di Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan

| Jum'at, 23 Juni 2023 | 08:30 WIB

Terkini

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:05 WIB

Pertama di Indonesia, Film Pelangi di Mars Tawarkan Kualitas Animasi Kelas Dunia

Pertama di Indonesia, Film Pelangi di Mars Tawarkan Kualitas Animasi Kelas Dunia

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:05 WIB

10 Cara Menyampaikan Permintaan Maaf yang Tulus saat Sungkem

10 Cara Menyampaikan Permintaan Maaf yang Tulus saat Sungkem

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:02 WIB

Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga

Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:02 WIB

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:00 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Maret 2026: Klaim Voucher, Legenda Timnas, dan Gems

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Maret 2026: Klaim Voucher, Legenda Timnas, dan Gems

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:00 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:58 WIB