SUARA GARUT - Kabupaten Garut terpilih menjadi tuan rumah Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III tahun 2023 tingkat Jawa Barat, namun gagal meraih target lima besar dan harus puas finis di 6 besar.
"Alhamdulillah takdir Alloh di bulan juni ini bulan 6 masuk 6 besar, dapat medali emas 6, perak 6 dan perunggu 6. Alhamdulillah nomer cantik semua 6, " kata Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Garut, Komara, Rabu (28/06/2023).
Komara menyebutkan pada Peparpeda ke III tingkat Jawa Barat yang diselenggarakan di Garut ini mengikutsertakan 24 atletnya dengan mengikuti seluruh cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, yakni bulu tangkis, renang, atletik, tenis meja dan catur.
4 Cabor dipertandingkan di Sarana Olah Raga (SOR) RAA Adiwijaya, Ciateul Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, kecuali catur dilaksanakan di Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler.
Ia menuturkan, semula gelaran Peparpeda III ini akan diselenggarakan di Kabupaten Bekasi, namun kemudian NPCI Jawa Barat memutuskan diselenggarakan di Garut
"Berhubung di Bekasi itu baru menyelenggarakan Peparda, maka Ketua Umum NPCI Jawa Barat meminta kepada Dispora Jawa Barat, supaya merata Peparpeda ini merata penyelenggaraannya. Maka dengan pertimbangan segala fasilitas ada di Garut termasuk hotel, mak diputuskanlah Garut sebagai tuan rumah," tuturnya.
Ia mengaku sangat senang dengan keputusan NPCI Jabar itu. Karenanya ia berterima kasih kepada NPCI Jabar dan Pemkab Garut atas terselenggaranya Peparpeda dengan lancar dan sukses.
"Kami berharap Dispora dan Pemda Garut yang sudah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap, kolam renang, dan lintasan atletiknya yang bertarap internasional ini disertai dengan pembinaan atletnya. Karena kami butuh pembinaan atlet dan peralatannya ke," katanya.
Ia juga menyebutkan, ada atlet binaan NPCI Garut yang masuk PPLP untuk penyelenggaraan Pepapenas di Palembang. (*)
Baca Juga: Polemik Bule-Bule di Bali Kuasai Lahan Pakai Modus Pernikahan, Gubernur Ambil Tindakan
Editor: Farhan