garut

Gawat! Ratusan KTP Warga di Tarogong Kidul Garut Dicuri untuk Persyaratan Pinjam Uang Online

Suara Garut Suara.Com
Sabtu, 15 Juli 2023 | 08:45 WIB
Gawat! Ratusan KTP Warga di Tarogong Kidul Garut Dicuri untuk Persyaratan Pinjam Uang Online
Kepala Desa Sukabakti, Tarogong Kidul Garut menunjukkan KTP yang kerap hilang dan dijadikan jaminan pinjam uang secara online.(Foto: Istimewa)

SUARA GARUT - Ratusan warga Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat mengeluhkan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) dicuri.

Meski tidak pernah mengajukan pinjaman uang online namun tiba-tiba saja mereka mendapatkan tagihan dari penyedia jasa pembiayaan.

Peristiwa tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa Sukabakti, Wawan Gunawan yang mengaku sudah lebih dari 500 orang warganya menjadi korban pencurian data.

"Data yang dicuri bentuknya KTP untuk dijadikan jaminan pinjaman uang online," kata Wawan kepada wartawan, Sabtu (15/7/2023).

Awal mula terbongkarnya kasus ini, imbuh Wawan, dirinya mendapatkan laporan dari salah satu ketua RT terkait adanya warga yang merasa tidak meminjam uang tapi kemudian mendapatkan tagihan.

Setelah ditelusuri, ternyata jumlah warga yang mengalami hal itu tidak sedikit tapi mencapai lebih dari 500 orang. 

Wawan pun mengaku sangat kaget sekaligus heran kenapa hal itu bisa sampai terjadi.

Ia pun menduga hal ini ada kaitannya dengan pencurian data pribadi warga yang dilakukan pihak tak bertanggungjawab demi keuntungan pribadi. 

Diungkapkannya, ratusan warganya itu tiba-tiba mendapatkan tagihan dari pihak Pembiayaan Nasional Madani (PNM). Pihaknya pun telah meminta pihak PNM untuk mengklarifikasi hal ini.

Baca Juga: Nonton Film Bokep Bareng Istri Dosa Atau Tidak Menurut Islam? Begini Penjelasan Buya Yahya

"Keterangan dari pihak PNM, data pribadi berupa foto kopi KTP warga yang ternyata telah digunakan seseorang untuk mengajukan pinjaman ke PNM. Ini tentu sangat disayangkan kenapa pihak PNM bisa begitu saja langsung percaya tanpa ada proses klarifikasi dulu kepada pemilik KTP", katanya.

Terlebih lagi, tutur Wawan, ada beberapa warga yang sudah meninggal yang juga tercatat sebagai peminjam uang.

Padahal warga tersebut meninggalnya sudah sejak sebelum ada program PNM tersebut muncul di desanya. 

"Ada warga yang sudah meninggal sejak tahun 2022 lalu tapi tercatat sebagai peminjam uang di tahun 2023. Ini kan sangat tak masuk akal dan hal ini harus segera diselesaikan", ucap Wawan.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI