SUARA GARUT - Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Alex Denni menyebutkan terdapat tiga masalah utama dalam pemenuhan PPPK tahun 2023-2024.
Alex Denni mengatakan, jika masalah tersebut tidak teratasi, pemenuhan PPPK akan sulit terpenuhi hingga 2024 mendatang.
Sebenarnya kata Alex Denni, lintas kementerian, yakni, Menpan RB, Mendikbudristek, dan Menkeu, telah membahas hal tersebut.
Permasalahan tersebut, memang harus segera dicarikan solusinya agar pelaksanaan rekrutmen PPPK berjalan sesuai rencana.
"Tiga Kementerian telah membahas terkait pemenuhan PPPK Guru 2023-2024," kata Alex Denni dikutip Kamis, (27/07/2023).
Alex Denni menyebutkan, belum adanya kesesuaian antara proyeksi kebutuhan guru dalam data pokok pendidikan (Dapodik) dengan perhitungan kebutuhan pemerintah daerah.
Selain itu, formasi yang disiapkan KemenPAN-RB belum dapat disiapkan secara optimal oleh pemerintah daerah.
Ditambah terbatasnya alokasi anggaran untuk membayar gaji PPPK guru.
Kata Alex Denni, Kemendikbudristek, melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan Pemda terkait dengan kesesuaian data kebutuhan guru.
Baca Juga: Jadi Sentra Wisata Ibu Kota, Pemprov DKI Berharap Warga Kepulauan Seribu Melek Keuangan Digital
Hal tersebut perlu dilakukan, agar persoalan tidak syinkronya kebutuhan guru dudapodik dengan Pemda dapat teratasi.
Melalui Kemendagri, pihaknya mendorong Pemda, Kemendikbudristek, dapat mengoptimalkan usulan pemenuhan kebutuhan guru.
Untuk gaji guru PPPK, perlu dilakukan koordinasi antara Kemendagri, Kemenkeu, dan Kemendikbudristek. (*)