garut

Enjang Tedi Dukung Polres Garut Terapkan Jam Malam Pelajardan Ingatkan Pentingnya Langkah Persuasif

Suara Garut Suara.Com
Minggu, 30 Juli 2023 | 08:30 WIB
Enjang Tedi Dukung Polres Garut Terapkan Jam Malam Pelajardan Ingatkan Pentingnya Langkah Persuasif
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi.

SUARA GARUT - Menanggapi adanya pemberlakuan jam malam bagi pelajar oleh Polres Garut, Jawa Barat guna menekan angka kenakalan remaja, tindakan kriminal serta mencegah maraknya aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi menyatakan dukungannya terhadap  langkah Polres  Garut tersebut.

"Pada prinsipnya saya mendukung langkah Polres perihal adanya program jam malam bagi pelajar. Tapi penting disampaikan bahwa tetap harus melalui pendekatan persuasif kepada pelajar atau seusia itu agar tidak muncul gap antara mereka dengan aparat dan pemerintahan," kata Enjang Tedi, Jumat (28/7/2023).

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jabar in menilai, jam malam yang diberlakukan mesti menyesuaikan dengan tradisi masyarakat. terutama berkaitan dengan aktivitas keagamaan, mengingat bahwa Garut merupakan daerah yang memiliki banyak pesantren. Dimana kegiatan keagamaan sering dilakukan sampai malam.

"Polres mesti melibatkan seluruh stakeholder, terutama tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk terus sosialisasi kemudian memberikan pemahaman dan edukasi kepada remaja. Seandainya tidak sedang melakukan kegiatan positif yang terjamin keamanannya, maka harus pulang sebelum jam 10 malam," katanya.

"Tapi kalau memang kegiatannya hiburan, kerumunan yang mengundang keributan, atau apapun itu yang berpotensi mengganggu keamanan. Ya pelajar dan remaja agar segera pulang ke rumah atau terancam sanksi yang berlaku," katanya.

Selain itu, lanjut Enjang, pemerintah juga perlu membuat regulasi serupa dengan program Polres Garut tersebut.

Menurutnyenggabungan dua peraturan dari dua lembaga negara seperti halnya Surat Keputusan Bersama (SKB) akan dapat saling menguatkan peran sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga masing-masing.

"Di level bawah ada kepala desa, kepala dusun, RW, RT. Ada juga Babinsa dan Babinkamtibmas bahkan juga Satpol PP jika diperlukan di wilayah perkotaan. Nah, mereka harus sinergi tuh tapi harus dimulai dari sosialisasi dulu. Dan rumus sosialisasi itu tidak cukup sekali, tapi mesti rutin. Baru kemudian implementasi aturan akan berjalan," jelasnya.

Baca Juga: Baru Datang, Bojan Hodak Langsung Geplak Pemain Persib Bandung, Karakter Pelatih yang Keras?

Legislator Dapil Kabupaten Garut ini pun mencontohkan peraturan jam malam pelajar yang diberlakukan di Jepang. Menurutnya bahwa dalam meningkatkan kedisiplinan pelajar, pemerintah Jepang tidak membolehkan mereka berada diluar rumah lebih dari jam 10 malam.

"Tapi meningkatkan kedisiplinan pelajar itu juga tidak cukup dengan satu variabel. Mesti ada variabel pendukung lain misalnya kebiasaan pelajar di kita itu kan mereka main sampai larut, nah mesti ada cara bagaimana agar mereka punya kesadaran dan ketika jam malam berlaku, mereka memilih tinggal di rumah," tandasnya.

"Ini saya kira yang tadi dimaksud bahwa stakeholders, termasuk di dalamnya ada lembaga pendidikan dan para orang tua itu perlu duduk bareng dulu, bermusyawarah agar program yang baik ini bisa tersampaikan dengan baik. Karena apa, pesan yang baik jika penyampaian salah, juga akan beresiko menjadi kondisi yang tidak baik," pungkasnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI