SUARA GARUT - Membicarakan produk kuliner Garut, tak lengkap kiranya jika tidak menyinggung makanan bercita rasa pedas ini.
Ya, sambal Cibiuk. Sambal Cibiuk bukan sekedar sambal biasa, sambal ini tak hanya sedap di lidah. Lebih dari itu, sambal memiliki sejarah cukup panjang.
Terungkap dari buku 'Budaya Garut Serta Pernak Perniknya' yang diterbitkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, sambal Cibiuk diperkirakan muncul sejak abad ke-18 sehingga menjadi kuliner yang cukup ikonik di wilayah Garut.
Secara historis, kehadiran sambal Cibiuk tidak lepas dari sosok waliyullah Syekh Jafar Sidik, salah satu ulama kharismatik penyebar agama Islam di tatar Garut.
Selain mengedepankan keilmuan Islam, Syekh Jafar Sidik juga dikenal sebagai sosok ulama yang peduli akan ekonomi umatnya.
Salah satu upaya Syekh Jafar Sidik dalam menumbuhkembangkan ekonomi umat adalah pengembangan bidang wirausaha.
Sambal Cibiuk di antaranya produk kuliner yang mulai dikembangkan ketika itu.
Alkisah, bermula dari kebiasaan Syekh Jafar Sidik yang sering menjamu makan para tetamunya.
Sang putri Syekh Jafar Sidik, yakni Nyimas Ayu Fatimah meracik menu sambal istimewa yang kelak disebut Sambal Cibiuk.
Kelezatan sambal Cibiuk yang sangat berbeda dengan sambal lainnya, sehingga begitu melegenda hingga saat ini.
Racikan sambal Cibiuk buah tangan putri sang wali ini kemudian diwariskan turun-temurun, hingga resepnya bisa dicoba sampai zaman kiwari.
Dari catatan sejarah, asal muasal sambal Cibiuk ini dari kawasan kaki Gunung Haruman di Desa Cipareuan, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Di kawasan tersebut juga terletak makam Syekh Jafar Sidik alias Sunan Haruman yang kini kerap diziarahi warga dari berbagai daerah.
Dibalik kelezatan sambal Cibiuk yang legendaris, ada mitos yang berkembang di masyarakat. Mitos itu soal rasa sambal Cibiuk.
Sebagian warga percaya untuk merasakan keaslian Sambal Cibiuk maka harus diracik dan dimakan di tempat yang sama, yakni di wilayah Cibiuk sendiri.
Resep sambal Cibiuk sebenarnya sudah menyebar ke seantero dunia. Terlebih di zaman sekarang yang serba digital sehingga mudah mengakses apapun, termasuk resep sambal Cibiuk.
Dalam perjalanannya, kemasyhuran sambal Cibiuk ini mulai terasa santer sekitar tahun 90 an. Sambal Cibiuk ketika itu digunakan merek dagang dan nama sebuah restoran khas Sunda di kawasan Cibiuk Garut, Jawa Barat.
Sejak saat itulah sambil Cibiuk semakin populer dan banyak dicari pemburu kuliner pedas.(*)
Editor: Risman