Siap Raih Mimpi di Jepang, 42 Warga Ikuti Program BLK Disnakertrans Garut

Suara Garut | Suara.com

Minggu, 03 September 2023 | 19:43 WIB
Siap Raih Mimpi di Jepang, 42 Warga Ikuti Program BLK Disnakertrans Garut
Puluhan orang ikuti proses pembelajaran di UPT BLK Disnakertrans Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jum'at (01/09/2023). (Foto: dok. Diskominfo Garut)

SUARA GARUT- Melalui program Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, pemerintah membuka peluang kerja di luar negeri.

Dalam program fasilitasi penempatan kerja ke Jepang kali ini, sedikitnya 42 orang perwakilan dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut diberikan kesempatan untuk bekerja di negeri sakura, Jepang.

Saat ini, tahapan program sudah mencapai tahap pengasramaan atau boarding, untuk penyiapan penempatan kerja di Jepang tersebut.

Dua peserta program, Ade Ilham Sekrisis Niaman (24) dan Siti Nur Azizah (21), menceritakan pengalaman mereka selama mengikuti program ini. Mereka menjalani berbagai pelatihan, termasuk pembelajaran Bahasa Jepang, kebudayaan Jepang, kedisiplinan, dan keahlian pertanian yang akan diterapkan di Jepang.

Ditemui di sela-sela proses pembelajaran di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Ilham menceritakan, melalui program ini dirinya bersama 41 orang lainnya mendapatkan beberapa pelatihan, mulai dari pembelajaran Bahasa Jepang, kebudayaan Jepang, Kedisiplinan, hingga keahlian khusus yang akan diterapkan di sana.

Ilham, pemuda berasal dari Kampung Cinta Mukti, Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong,  yang sebelumnya bekerja di Puskesmas, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu warga Garut yang ingin bekerja di luar negeri, terutama mereka yang kesulitan secara ekonomi.

Selama boarding di UPT BLK ini, mulai dari 'tenkou' pagi atau apel pagi untuk memulai kegiatan, 'taisho' atau senam, bersih-bersih asrama dan sekitarnya, pembelajaran bahasa dan keahlian di bidang pertanian, hingga 'tenkou' malam atau apel malam menjadi santapan rutin yang dijalaninya bersama rekan lainnya.

"Hal unik yang saya dapati sebelum dan sesudah belajar di sini, itu yang pertama kali saya kaget itu ada yang berbeda itu tenko dan taisho, yang seperti tadi karena saya sebelumnya kan di kampung saya gak ada yang namanya tenko gak ada yang namanya taisho, tenko kan upacara setiap pagi, taisho itu senam, di saya kan kalau senam harus ada event-event dulu, kalau di sini kan wajib setiap pagi, itu aja sih,"  ungkap ,Ilham.

Ilham membeberkan pengalamannya ketika dirinya pertama kali memperoleh informasi terkait program ini dari pihak kecamatan. Beberapa tahapan seleksi pun ia lalui, mulai dari seleksi pemberkasan, tes fisik, tes kesehatan, hingga psikotes yang melibatkan langsung psikolog, sebelum akhirnya ditetapkan menjadi bagian dari 42 orang saat ini. Dia bersyukur hingga saat ini bisa menjadi salah satu yang terpilih dalam program ini.

Melalui program ini pula, kata Ilham, dirinya merasa terbantu, karena menurutnya, jika bekerja ke luar negeri dengan biaya sendiri, adalah sesuatu yang sulit untuk dicapai, dan membutuhkan biaya yang cukup besar.

"Ya dengan adanya program dari Pemkab Garut ini sangat-sangat membantu sekali bagi warga Garut sekitar, yang khususnya tanda kutip miskin yang ingin pergi bekerja ke Jepang sangat terbantu sekali, karena bagi saya sendiri itu gak mungkin lah karena gak ada uang, dengan adanya program ini sangat terbantu sekali," ungkap Ilham.

Dia bahkan memiliki cita-cita untuk membuka lahan pertanian dan lapangan kerja bagi orang lain setelah kembali dari Jepang.

Ilham berharap program ini terus berlanjut, karena program ini sangat membantu warga Garut yang memiliki keinginan untuk bekerja ke luar negeri, namun terkendala kemampuan ekonomi.

Hal sama diutarakan Siti Nur Azizah - gadis dari Kampung Cibingbin, Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong. Dia menuturkan, bahwa dirinya bersama yang lainnya mulai melakukan pembelajaran secara online sejak bulan Mei, dan masuk ke asrama dimulai akhir Mei lalu.

Siti juga berbagi kesan positifnya tentang program ini, terutama mengenai fasilitas yang mereka dapatkan, seperti pelatihan, asrama, buku modul pembelajaran, dan makanan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Dirinya tidak mengeluarkan uang sepeser pun, kecuali akomodasi dari rumah ke lokasi asrama atau untuk sekadar jajan. Dia pun merasa bersyukur dan berterima kasih atas kesempatan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ARTUGO Tawarkan Chest Freezer K Series Dengan Kreasi Warna dan Keunggulannya

ARTUGO Tawarkan Chest Freezer K Series Dengan Kreasi Warna dan Keunggulannya

| Minggu, 03 September 2023 | 09:00 WIB

Persigar  Garut  U 17 Mulai Jalani Latihan Hadapi Piala Soeratin

Persigar Garut U 17 Mulai Jalani Latihan Hadapi Piala Soeratin

| Minggu, 03 September 2023 | 08:10 WIB

Wakil Bupati GarutLetakan Batu Pertama Pembangunan Asrama dan Kelas RTQ Pesantren Alfath

Wakil Bupati GarutLetakan Batu Pertama Pembangunan Asrama dan Kelas RTQ Pesantren Alfath

| Sabtu, 02 September 2023 | 18:02 WIB

Terkini

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Xdinary Heroes Umumkan Comeback, Mini Album ke-8 DEAD AND Siap Rilis April

Xdinary Heroes Umumkan Comeback, Mini Album ke-8 DEAD AND Siap Rilis April

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur di Thailand Gunakan Platform Hilux Rangga

Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur di Thailand Gunakan Platform Hilux Rangga

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 12:10 WIB

Kumpulan Lengkap Nomor Darurat Jalur Arus Balik dan Mudik Lebaran 2026, Medis hingga Derek Tol Resmi

Kumpulan Lengkap Nomor Darurat Jalur Arus Balik dan Mudik Lebaran 2026, Medis hingga Derek Tol Resmi

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 12:05 WIB

5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang

5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 12:01 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Pelajaran Kehidupan dan Pencarian Jati Diri di Drama Our Unwritten Seoul

Pelajaran Kehidupan dan Pencarian Jati Diri di Drama Our Unwritten Seoul

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:59 WIB