Dua Orang Pengurus Askab PSSI Garut Kembali Undur Pamit Sudah 5 Orang Ada Apa?

Suara Garut

Kamis, 07 September 2023 | 19:05 WIB
Dua Orang Pengurus Askab PSSI Garut Kembali Undur Pamit Sudah 5 Orang Ada Apa?
Ketua KONI Garut, Abdusy Syakur Amin, saat dimintai pendapatnya di Kampus Uniga, Kamis (7/9).

SUARA GARUT - Setelah Sekjen dan Wakilnya, Yufi Mohammad Nasrulloh  dan  Indra Supriatna menyatakan keluar dari kepengurusan Askab PSSI Garut, kini menyusul undur pamit Anggota Komtap Kompetisi, Iip Saepulloh dan Anggota Komtap SSB, Dadang Supriatna Ruhimat.

Bahkan jauh sebelum empat orang pengurus yang menyatakan keluar ini, terlebih dahulu Manajer Kompetisi, Trendi  telah lama keluar dari kepengurusan Jawa  ini. Hingga saat ini sudah 5 orang pengurus Askab PSSI Garut, Jawa Barat yang hengkang, ada apa?

Pertanyaan tersebut mesti dijawab dan jadi PR bagi pucuk pimpinan dan komite eksekutif Askab PSSI Garut, untuk segera memperbaiki  kondisi yang ada. Sebab dengan banyaknya pengurus yang hengkang tentunya ada masalah internal.

Ketua KONI Garut, Abdusy Syakur Amin, mengaku prihatin dengan dinamika yang terjadi di kepengurusan Askab yang baru dilantik 6 bulan lalu itu, yang boleh dibilang baru seumur jagung.

"Saya prihatin saja dengan yang terjadi di Askab PSSI. Itulah dinamika mengurus olahraga. Mungkin saja dalam tata kelola organisasi ini ada yang tidak nyaman. Menurut saya segeralah ketemu lagi semuanya," katanya, ditemui di Kampus Uniga, Kamis (7/9/2023).

Ia sangat menyayangkan atas apa yang terjadi di tubuh organisasi induk sepakbola Garut ini, di saat menghadapi banyak moment penting  setelah melakukan proses pembinaan, namun di saat akan dipergunakan terjadi kisruh.

"Di KONI kami akan memerintahkan Bidang Organisasi untuk mencari apa sih akar permasalahannya. Saya berharap di internal PSSI segera lakukan konsolidasi, rekonsiliasi dan memikirkan anak anak yang selama ini dilakukan pembibitan," katanya.

Rektor Uniga itu juga berharap, konflik internal Askab PSSI Garut ini tidak berimbas pada persiapan Piala Soeratin yang sudah di depan mata, yang membutuhkan dana yang tidak sedikit.

"Memikirkan event Soeratin ini jauh lebih penting. Makanya harus solid untuk menyiapkan dana, di KONI sendiri dananya terbatas. Persiapan ini menurut saya jauh lebih penting dari sekedar beda pendapat, beda cara mengelola. Tapi ujungnya kan transparansi, akuntabilitas dan diantara teman teman ada keterbukaan lah," ujarnya

baca juga

Diakuinya pula sejauh ini pihaknya selaku induk cabang olahraga belum dimintai saran atau masukan terkait masalah yang terjadi di tubuh induk sepakbola Garut itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Satwa dari Kebun Binatang Bandung Akan Dipindahkan ke Taman Satwa Cikembulan?

Benarkah Satwa dari Kebun Binatang Bandung Akan Dipindahkan ke Taman Satwa Cikembulan?

Garut | Kamis, 07 September 2023 | 17:18 WIB

Enjang Tedi Ingatkan Tugas Penting Bey Machmudin Sebagai PJ Gubernur Jabar

Enjang Tedi Ingatkan Tugas Penting Bey Machmudin Sebagai PJ Gubernur Jabar

Garut | Kamis, 07 September 2023 | 13:29 WIB

Pemda Garut Siapkan Anggaran Rp. 2,1 Miliar Untuk Tanggap Darurat Bencana Kekeringan

Pemda Garut Siapkan Anggaran Rp. 2,1 Miliar Untuk Tanggap Darurat Bencana Kekeringan

Garut | Kamis, 07 September 2023 | 09:21 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×