Kabupaten Garut Rangking 13 Kasus TB Paru, 90 Berstatus MDR, Pembangunan RS Paru Jadi Anugrah

Suara Garut

Rabu, 20 September 2023 | 06:30 WIB
Kabupaten Garut Rangking 13 Kasus TB Paru, 90 Berstatus MDR, Pembangunan RS Paru Jadi Anugrah
Penekanan tombol sirine  dimulainya pembangunan RS Paru oleh Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman bersama perwakilan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, Selasa (19/9/2023) ((Dok. Suara Garut/ Jay))

SUARA GARUT- Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS, mengungkapkan, Kabupaten Garut masuk rangking ke 13 kasus TB paru di Jawa Barat. Bahkan kata Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, terdapat 90 orang yang masuk kategori TB MDR (Multi Drug Resistant) .

"Kalau dilihat dari angka TB Paru Jawa Barat cukup tinggi, Jawa Barat ini masuk 5 besar provinsi yang TB Paru nya paling besar, tapi kalau per kabupaten Garut urutan 13," tutur Azhar, usai peletakan batu pertama pembangunan gedung Unit Pelayanan Fungsional (UPF) Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Bandung, di Jalan Pembangunan Garut, Selasa (18/09/2023).

Azhar meminta agar tidak saling menyalahkan dengan kasus TB Paru yang tinggi ini.

"Ini masalah kita bersama yang perlu kita selesaikan dan butuh kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sampai seluruh stakeholder. Karena masalah kesehatan tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja," katanya

Dikatakannya, yang menjadi maslah dalam penanganan TB Paru tersebut karena pasien merasa bosan dengan pengobatan yang lama.

"Karena pengobatannya cukup panjang antara 6 bulan sampai 1 tahun masyarakat bosan. Baru pengobatan 3 bulan, merasa enak berhenti, akhirnya obatnya resisten, kebal  ibaratnya kuman belum mati, baru sempoyongan dihentikan kumannya makin kuat, nanti timbulnya MDR. TB yang kebal terhadap obat obatan yang standar, ini yang bahaya," ungkapnya

Jika sudah kebal terhadap obat, pasien tersebut akan terus menyebarkan kuman TB  baik terhadap keluarganya, maupun terhadap orang lain.

"Inilah yang akan kita cegah. Kehadiran UPF ini berbeda dengan yang dulu, yang dulu itu istilahnya tidak ada fasilitas untuk merawat TB yang MDR. Ke depat kita siapkan perawatan yang resisten," katanya

Disebutkannya, Unit Pelayanan Fungsional (UPF) Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat di Garut ini akan bisa melayani pasien dari luar Garut, atau semacam menjadi rujukan.

baca juga

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menyebut dibangunnya Rumah Sakit Paru atau UPF ini menjadi anugrah bagi masyarakat Garut.

"Karena tadi MDR nya cukup tinggi, sekitar 90 lebih lah. Kalau haris. Bolak balik ke Bandung kan tidak mudah, ongkos berapa, logistiknya juga berapa. Nah sekarang rumah sakitnya ada di Garut, kemarin kan masih UPF sekarang sudah rumah sakit, tentu fasilitasnya lebih komplit," katanya.

Dikatakannya, dengan adanya rumah sakit paru di Garut ini akan sangat membantu pasien dan keluarganya. Selain menghemat biaya, juga waktu dan meringankan beban bagi si pasien. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blangkar dan Kursi Roda di RSUD dr. Slamet Garut Raib, Wabup Mengaku Prihatin

Blangkar dan Kursi Roda di RSUD dr. Slamet Garut Raib, Wabup Mengaku Prihatin

Garut | Selasa, 19 September 2023 | 15:00 WIB

Kampung Adat Dukuh, Berteguhkan Nilai Adat, Bernafaskan Islam di Pedalaman Garut

Kampung Adat Dukuh, Berteguhkan Nilai Adat, Bernafaskan Islam di Pedalaman Garut

Garut | Selasa, 19 September 2023 | 13:30 WIB

Wabup Garut Sebut Kurangnya Pengetahuan Masyarakat Masih Jadi Kendala Donor Darah.

Wabup Garut Sebut Kurangnya Pengetahuan Masyarakat Masih Jadi Kendala Donor Darah.

Garut | Senin, 18 September 2023 | 18:30 WIB

Terkini

Mohon Doa Restu, Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Operasi Jantung di RSUD Ciawi Hari Ini

Mohon Doa Restu, Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Operasi Jantung di RSUD Ciawi Hari Ini

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 18:31 WIB

DPR Cecar Menkop soal Kopdes: Belum Jalan, Sudah Bayar Cicilan

DPR Cecar Menkop soal Kopdes: Belum Jalan, Sudah Bayar Cicilan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 18:30 WIB

5 Mix and Match Outfit Kasual ala Lee Jun Young, Bikin Gaya Makin Stylish

5 Mix and Match Outfit Kasual ala Lee Jun Young, Bikin Gaya Makin Stylish

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 18:30 WIB

MUI Respons Pengasuh Ponpes Jepara yang Haramkan MBG: Konsep Sudah Bagus, Kita Kawal

MUI Respons Pengasuh Ponpes Jepara yang Haramkan MBG: Konsep Sudah Bagus, Kita Kawal

News | Kamis, 03 September 2026 | 18:20 WIB

Zara Larsson Tolak Diajukan ke Grammy dalam Kategori Best New Artist

Zara Larsson Tolak Diajukan ke Grammy dalam Kategori Best New Artist

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 18:20 WIB

Satu Kasus Berhasil Diungkap, Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor Viral di Lebak

Satu Kasus Berhasil Diungkap, Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor Viral di Lebak

Banten | Kamis, 03 September 2026 | 18:12 WIB

Syahrini Comeback: Ceritakan Kisah Pilu Keguguran 2 Kali dan Kehilangan Anak Kembar

Syahrini Comeback: Ceritakan Kisah Pilu Keguguran 2 Kali dan Kehilangan Anak Kembar

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 18:11 WIB

Kisah Dokter Forensik Jadi Film, Autopsy: Dead Body Can Talk Mulai Tayang Hari Ini di Bioskop

Kisah Dokter Forensik Jadi Film, Autopsy: Dead Body Can Talk Mulai Tayang Hari Ini di Bioskop

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 18:11 WIB

Macet Jakarta Bikin Ekonomi Tekor Rp100 Triliun

Macet Jakarta Bikin Ekonomi Tekor Rp100 Triliun

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 18:11 WIB

20 Tahun Jadi Presenter, Ini Rahasia Public Speaking Choky Sitohang

20 Tahun Jadi Presenter, Ini Rahasia Public Speaking Choky Sitohang

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 18:10 WIB

×