SUARA GARUT - Kabupaten Garut Jawa Barat ini dikenal sebagai Kota Intan sejak masa Pra-Kolonial hingga saat ini.
Masa Pra-Kolonial ini Kabupaten Garut hanya di isi oleh masyarakat Sunda yang memiliki pekerjaan sebagai buruh tani atau petani dan kesenian.
Menginjak masa Kolonial saat penjajahan oleh Belanda, di Kabupaten Garut ini mendirikan sebuah pos militer pada abad ke-19 yang digunakannya agar dapat mendorong perekonomian setempat.
Memasuki masa kemerdekaan pda 1945 akhirnya Kabupaten Garut lebih tepatnya pada 1950-an masuk sebagai kabupaten di Jawa Barat.
Julukan Kota Intan untuk Kabupaten Garut ini pertama kali diberikan Presiden pertama RI Soekarno pada tahun 1960 an saat dirinya melakukan kunjungan dinas ke Garut.
Kota Intan yang disematkan pada Kabupaten Garut ini sebetulnya tidak memiliki kejelasan yang jelas hingga saat ini.
Namun berdasarkan beberapa teori atau sejarah Kota Intan yang disematkan pada Kabupaten Garut ini karena keindahan dan kebersihan Kabupaten Garut.
Menurut arti yang lebih dalam kata Intan yang disematkan tersebut merujuk pada keindahan alam, pelestarian lingkungan dan alam di Garut dan juga tatanan sosialnya yang baik.
Terdapat juga sumber dari masyarakat setempat bahwa Kota Intan ini adalah berasal dari nama pedagang intan yang pernah tinggal di Kabupaten Garut.
Baca Juga: Bawaslu Garut Kumpulkan Mahasiswa dan Ormas Sosialisakan Regulasi Pemilu
Meskipun dipanggil dengan sebutan "Kota Intan", Kabupaten Garut sendiri bukanlah Kabupaten penghasil Intan. (*)