Misteri Matinya Annarto Mall Garut, Gagal Jadi Mal Terbesar di Priangan Timur dan Berhenti Beroperasi Gegara Ini?

Suara Garut

Rabu, 11 Oktober 2023 | 17:10 WIB
Misteri Matinya Annarto Mall Garut, Gagal Jadi Mal Terbesar di Priangan Timur dan Berhenti Beroperasi Gegara Ini?
Annarto Mall Garut. ((Video Kanal YT @adrasaidris))

SUARA GARUTMasyarakat Garut sepertinya sudah tak asing lagi ketika mendengar Annarto Mall. Ya, mal yang beroperasi perdana pada 2017 ini kini nyaris tak ada aktivitas lagi di dalamnya. 

Hampir semua kios kosong dan ditinggal tenan-tenan. Padahal, jika kita menelusuri eksistensi mal ini di dunia maya, masih berseliweran foto-foto atau gambar-gambar aktivitas di pusat perbelanjaan ini. Meskipun tidak terlalu ramai pengunjung.

Lalu mengapa mal ini sekarang 'mati' hingga tak ada kegiatan lagi di dalamnya? Garut.suara.com pun mencoba melakukan penelusuran terkait Annarto Mall Garut melalui dunia maya dan media sosial. Jika kita lihat segi lokasi, sebenarnya mal ini berada di tempat yang sangat strategis.

Tak jauh dari mal ini, sekitar 1 kilometer, kita sudah menjangkau Alun-Alun Garut. Apalagi, mal ini berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut yang notabene salah satu kawasan di pusat kota berjuluk 'Swiss van Java' ini.

Ruas jalan tersebut juga diketahui cukup ramai dilewati masyarakat maupun pengendara. Mal ini juga letaknya ada di dalam sebuah kawasan bisnis Garut Hyper Square tepatnya di belakang ruko-ruko. 

Hal tersebut diduga menjadi salah satu penyebab mal ini sepi bahkan dapat dikatakan 'mati' seperti saat ini. Jika dilihat dari posisi dan konsepnya, apa yang diusung Annarto Mall ini mirip dengan Paskal 23 Bandung, mal yang berada di dalam superblock kawasan bisnis Paskal Hyper Square yang terdiri dari ruko-ruko, hotel, dan pusat pendidikan.

Berdasarkan penjelasan akun Instagram @garut.projects dalam postingannya yang bertajuk "Annarto Mall Riwayatmu Kini", mal ini sempat digadang-gadang menjadi mal terbesar dan ramai pengunjung di Garut bahkan se-Priangan Timur. Namun, seiring berjalannya waktu, justru yang terjadi malah sebaliknya.

Bangunan yang memiliki 4 lantai ini akhirnya menjadi bangunan tak berpenghuni bahkan tak terurus. Sebelum mal ini berdiri pun, sempat terbentang baligho besar yang isinya berupa pengumuman Garut akan segera mempunyai mal besar (supermall) yang dilengkapi dengan aula pertemuan (convention hall).

Tetapi, tak lama setelah itu, kabar perkembangannya tak muncul lagi. Tak hanya itu, mal yang memiliki 4 lantai dan basement ini diisukan telah dibeli King's Mall Group, pusat perbelanjaan asal Kota Bandung. 

baca juga

Lagi, kabar itu kembali menghilang tak berjejak. Pun dengan informasi yang beredar di forum skyscrapercity.com, banyak pengguna forum itu mempertanyakan kebenaran informasi terkait pembelian Annarto Mall oleh perusahaan pemilik King's Bandung Shopping Center itu.

Awalnya, mal yang berisikan sekitar 1.700 kios ini mengusung konsep Muslim and General. Lantai 1 merupakan Muslim Center, semuanya didominasi tenan atau kios yang menawarkan dan menjual perlengkapan kaum muslim. 

Sementara itu, lantai 2 adalah Muslim General yang berisikan tenan-tenan atau kios yang mayoritas (bakal) menjajakan produk fesyen, oleh-oleh khas Kota Dodol hingga oleh-oleh ibadah Umroh dan Haji dari Saudi. Beralih ke lantai 3, di sini lebih bertemakan family, berisikan pusat kuliner atau foodcourt serta wahana bermain anak.

Adapun lantai paling atas atau lantai 4 (akan) difungsikan sebagai sarana hiburan berupa fasilitas restoran-restoran besar dan bioskop seluas 2.300 meter persegi dengah 6 studio— kualitas film-film yang ditayangkannya diklaim tak akan berbeda jauh seperti di jakarta dan Jakarta. 

Bioskop tersebut direncanakan tadinya bakal dihuni Cinema XXI atau Blitz Megaplex. Tujuanya, tak lain agar warga Garut yang ingin menikmati film-film bioskop teranyar tak harus menunggu (jadwal) pemutaran perdana di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, melainkan bisa berbarengan dengan kota-kota besar lain.

Tak hanya itu, mal yang berdiri di atas lahan seluas 3,4 hektare ini juga tadinya akan diisi berbagai tenan atau jenama (brand) kuliner terkemuka di Indonesia, seperti J.CO Donuts & Coffee hingga BreadTalk. Namun, keduanya lebih memilih bergabung Ramayana Garut. Adapun ritel swalayan Superindo yang tadinya bakal hadir di mal ini pun tak diketahui kelanjutannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun 2024, Dua Mal Baru di Garut Akan Beroperasi, Ini Ulasan Profil Singkatnya

Tahun 2024, Dua Mal Baru di Garut Akan Beroperasi, Ini Ulasan Profil Singkatnya

Garut | Selasa, 10 Oktober 2023 | 18:30 WIB

Awal 2024, Garut Bakal Punya Mal Baru, Padukan Konsep Sederhana Namun Elegan

Awal 2024, Garut Bakal Punya Mal Baru, Padukan Konsep Sederhana Namun Elegan

Garut | Selasa, 12 September 2023 | 22:19 WIB

Dibangun di Atas Lahan 23 Ribu Meter, Citimall Garut Janjikan 90 persen Pekerja Lokal

Dibangun di Atas Lahan 23 Ribu Meter, Citimall Garut Janjikan 90 persen Pekerja Lokal

Garut | Sabtu, 11 Maret 2023 | 10:07 WIB

Terkini

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan

4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:55 WIB

Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026

Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026

Jogja | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:47 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang

Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:42 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB