Mantan bintang timnas Kamerun, Samuel Eto'o meminta maaf setelah terlibat pertengkaran dengan seorang penggemar di luar stadion Piala Dunia 2022 pada Selasa pagi.
Eto'o berhenti sejenak untuk berfoto bersama fans di dekat Stadium 974 setelah Brasil mengalahkan Korea Selatan 4-1. Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan dia kemudian bereaksi terhadap komentar seorang pria yang memegang kamera.
Mantan penyerang Barcelona dan Inter Milan itu awalnya ditahan oleh fans yang berkumpul untuk meminta foto, namun ia kemudian terlihat melakukan tendangan ke arah pria tersebut hingga terjatuh ke tanah.
"Saya bertengkar hebat dengan seseorang yang mungkin adalah pendukung Aljazair," tulis Eto'o dalam pernyataan yang diposting dalam bahasa Prancis dan Inggris di akun Twitter-nya, dikutip Rabu (7/12/2022).
"Saya ingin meminta maaf karena telah kehilangan kesabaran dan bereaksi dengan cara yang tidak sesuai dengan kepribadian saya," sambung Eto'o.
Pria yang berkelahi dengan Eto'o, sebelumnya telah menayangkan sebuah video di YouTube dan mengatakan dia adalah orang yang diserang oleh mantan bintang Kamerun tersebut. Dia berada di kantor polisi Qatar untuk mengajukan pengaduan terhadap Eto'o.
"Samuel bertengkar dengan saya. Dia memukul saya, dan orang yang menemaninya mendorong saya. Saya di sini untuk mengadu dan dia juga menghancurkan kamera saya," kata Mamouni.
Dia mengatakan bahwa Eto'o menjadi kasar setelah Mamouni bertanya kepadanya apakah dia telah menyuap wasit Gambia Bakary Gassama dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang kontroversial antara Kamerun dan Aljazair.
Saat itu Kamerun memenangkan leg kedua dengan skor 2-1 dan lolos ke Piala Dunia berdasarkan selisih gol tandang. Merasa dicurangi, federasi sepak bola Aljazair mengajukan keluhan kepada FIFA, untuk meminta pertandingan ulang karena meras dirugikan oleh wasit. Namun tuntutan tersebut ditolak oleh FIFA.
Baca Juga: Banjir Gol, Pertandingan Portugal vs Swiss Berakhir 6-1