Bintang timnas Maroko, Achraf Hakimi banyak menjadi perbincangan setelah penampilan gemilangnya di Piala Dunia 2022.
Namun selain penampilan apik di lapangan, Hakimi juga mendapat sorotan karena kerap menghampiri dan mencium ibunya usai pertandingan berakhir.
Dalam sebuah wawancara, Hakimi meenceritakan bila dirinya berasal dari keluarga tidak mampu yang bermigrasi ke Madrid, Spanyol.
"Kami berasal dari keluarga berpenghasilan rendah yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan setiap hari," ujar Hakimi, dikutip dari The Sun, Senin (12/12/2022).
Diketahui, ibu Hakimi adalah seorang tukang bersih-bersih dan ayahnya merupakan penjual buah jalanan.
"Hari ini, saya berjuang untuk mereka setiap hari. Mereka menyerahkan hidup mereka untukku. Mereka mengambil banyak hal dari saudara laki-laki saya agar saya berhasil," ungkap Hakimi.
![Saida Mouh, Ibunda Achraf Hakimi [@achrafhakimi]](https://media.suara.com/suara-partners/gol/thumbs/1200x675/2022/11/28/1-saidah.png)
Dalam merintis karis sepak bola, Hakimi pertama kali bermain untuk tim lokal CD Colonia Ofigevi sebelum Real Madrid menawarinya uji coba saat dia berusia tujuh tahun.
Dia memainkan debut pertamanya untuk klub Ibu Kota Spanyol tersebut pada usia 18 tahun, sebelum menandatangani kontrak dengan Borussia Dortmund dengan pinjaman dua tahun.
Saat ini pemain berusia 24 tahun tersebut sempat bermain untuk Inter Milan sebelum akhirnya pindah ke PSG.