Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD. [Suara.com/tangkapan layar]
  • Mahfud MD menegaskan Komisi Percepatan Reformasi Polri tidak memberikan rekomendasi sosok pengganti Kapolri kepada Presiden Prabowo Subianto.
  • Fokus utama komisi adalah menyusun sistem jenjang karier ketat agar setiap perwira Polri menempuh tahapan penugasan secara profesional.
  • Penerapan sistem karier yang terukur bertujuan menjaga integritas organisasi serta mencegah praktik promosi jabatan secara instan atau karbitan.

Suara.com - Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD, menegaskan pihaknya tidak memberikan rekomendasi terkait sosok pengganti Kapolri kepada Presiden Prabowo Subianto.

Sebab urusan pergantian Kapolri sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden dan bukan ranah kerja tim reformasi.

Hal itu ia ungkap dalam siniar bertajuk "Prabowo: Tak Cukup Hanya Reformasi Polri!" yang diunggah di kanal Youtube Mahfud MD Official.

Dalam siniar itu, Mahfud mengungkap Komisi Percepatan Reformasi Polri lebih fokus pada pembenahan sistem jenjang karier daripada menunjuk personal.

"Kita kan membuat penyempurnaan mekanisme, aturan dan sebagainya. Kita tidak menyangkut orang. Tetapi pertanyaan-pertanyaan yang sering masuk ke kita kan kapan tuh Kapolri diganti? Kenapa sampai sekian tahun? Nah, itu bukan urusan tim reformasi,” ujar Mahfud dikutip, Rabu (6/5/2026).

Alih-alih menyodorkan nama, Mahfud justru menyoroti pentingnya pemberlakuan sistem karier yang ketat guna memastikan setiap perwira melewati tahapan penugasan yang lengkap.

Hal ini menurutnya tertuang dalam laporan rekomendasi setebal ribuan halaman yang telah diserahkan kepada pemerintah.

"Untuk sampai ke Kapolri itu misalnya mulai dari awal, lalu di polsek dulu terus ke Polres berapa Polres dia lewati lalu ke Polda berapa Polda dia lewati lalu ke eselon satu dan seterusnya sampai akhirnya dia boleh menjadi Kapolri kira-kira sesudah pensiun menjelang 2 tahun atau 3 tahun," paparnya.

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto (kiri) menerima buku rekomendasi dan usulan dari Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie dalam seremoni di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto (kiri) menerima buku rekomendasi dan usulan dari Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie dalam seremoni di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Mantan Menko Polhukam tersebut menilai, dengan aturan main yang jelas, persaingan di internal kepolisian akan berlangsung secara sehat tanpa perlu adanya praktik promosi yang dipaksakan atau "karbitan".

"Nggak perlu ada katrol-katrolan. Biar aja berlomba. Berlomba sampai nanti siapa yang sampai di sini di umur sekian dari sekian orang yang sudah bintang tiga ini nanti dipilih satu oleh presiden untuk dipilihkan ke DPR," tambahnya.

Mahfud juga menegaskan bahwa tujuan utama dari rekomendasi tersebut adalah menjaga integritas organisasi.

"Karier path itu sebenarnya kan agar orang tidak melompat-lompat ya. Ya, itu yang kemudian dijawab dengan rekomendasi tentang memberlakukan career path, Itu saja kita gak membatasi," ungkapnya.

Meskipun Presiden Prabowo dilaporkan telah memberikan instruksi agar rekomendasi jenjang karier tersebut diikuti, Mahfud menyadari bahwa hukum tetap memberikan ruang bagi jalur khusus dalam kondisi luar biasa.

"Menjadi kecuali sangat luar biasa gitu. Pasti ada jalur-jalur ya taruhlah jalur caesar yang bisa dilakukan oleh Presiden," pungkas Mahfud.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir ke Presiden, Berkasnya Setebal 3000 Halaman

Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir ke Presiden, Berkasnya Setebal 3000 Halaman

Video | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:34 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Terkini

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB