Kiat Hidup Sehat Saat Lebaran

Esti Utami | Suara.com

Senin, 28 Juli 2014 | 16:33 WIB
Kiat Hidup Sehat Saat Lebaran
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Setelah sebulan penuh berpuasa, orang-orang pun kembali ke pola makan yang normal. Tetapi ternyata tubuh, khususnya sistem pencernaan, butuh waktu untuk beradaptasi dengan setiap perubahan dalam kebiasaan makan.

Untuk alasan ini, penting untuk mengakhiri puasa secara 'bertahap' dalam arti tidak melakukan perubahan drastis yang membuat sistem bekerja keras. pencernaan. Berikut adalah beberapa tips untuk perubahan secara bertahap itu.

Yang pertama adalah jangan langsung menghajar makanan yang banyak mengandung lemak dan gula. Pasalnya, dua zat ini sering menyebabkan masalah pencernaan karena memakan waktu lebih lama untuk dicerna.

Gula dan lemak tetap berada dalam perut untuk jangka waktu yang panjang dan bisa menyebabkan gangguan lambung, gangguan pencernaan, perut kembung dan mulas. Ketika kembali ke kebiasaan makan normal, mulai dengan makanan ringan dan pilih memasak dengan bahan-bahan sehat.

Sering makan makanan kecil. Alasannya, semakin besar makanan, semakin lama waktu yang dibutuhkan perut untuk mencernanya. Sering mengonsumsi makanan kecil akan memudahkan perut untuk bekerja sekaligus akan merangsang metabolisme. Lebih baik untuk menjaga jeda waktu antara makan 3-4 jam ketimbang 6-7 jam.

Pilih bahan yang sehat seperti, sayur dan buah-buahan. Selain itu pilih potongan lebih ramping dan buang lemak sebelum memasak. Gagasan lain yang baik adalah dengan menambahkan makanan yang mengandung gula alami seperti buah-buahan atau buah-buahan kering.

Memilih metode memasak yang sehat. Ketimbang menggoreng makanan, lebih baik memanggang atau membakar. Hindari juga, terlalu matang saat memasak ikan dan sayuran, karena panas yang berlebihan akan menyebabkan hilangnya vitamin dan mineral penting.

Kurangi konsumsi garam. Garam dapat diganti dengan bumbu dan rempah-rempah seperti peterseli, thyme, rosemary, bubuk ketumbar, merica bubuk, bubuk cabai dan air jeruk nipis.

Bumbu dan rempah-rempah kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, minyak sehat dan beberapa juga memiliki sifat anti-bakteri. Ini menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan garam. (thehealthsite.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyakit Ini Membuat Penderitanya Takut Tidur

Penyakit Ini Membuat Penderitanya Takut Tidur

Health | Minggu, 27 Juli 2014 | 08:46 WIB

Studi: Kekurangan Vitamin D Berisiko Skizofrenia

Studi: Kekurangan Vitamin D Berisiko Skizofrenia

Health | Kamis, 24 Juli 2014 | 12:42 WIB

Bakar Kalori di Meja Kerja Anda

Bakar Kalori di Meja Kerja Anda

Health | Rabu, 23 Juli 2014 | 13:14 WIB

Studi: Anak yang Kehilangan Orang Tua Berisiko Meninggal Cepat

Studi: Anak yang Kehilangan Orang Tua Berisiko Meninggal Cepat

Health | Rabu, 23 Juli 2014 | 09:45 WIB

Studi: Sayuran Berdaun Hijau Bisa Pulihkan Jam Biologis

Studi: Sayuran Berdaun Hijau Bisa Pulihkan Jam Biologis

Health | Selasa, 22 Juli 2014 | 10:49 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB