Studi: Anak yang Kehilangan Orang Tua Berisiko Meninggal Cepat

Esti Utami

Rabu, 23 Juli 2014 | 09:45 WIB
Studi: Anak yang Kehilangan Orang Tua Berisiko Meninggal Cepat
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kehilangan orang tua, baik ibu atau ayah, selama masa kanak-kanak menimbulkan dampak jangka panjang pada kesehatan dan kesejahteraan sosial seseorang. Bahkan kehilangan orang tua di usia dini, beresiko lebih besar untuk meninggal  beberapa tahun setelah kematian orang tua mereka. Resiko terbesar ditemukan pada anak yang kehilangan orang tua akibat bunuh diri.

Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh Jiong Li dan rekannya dari Aarhus University di Denmark dan disiarkan Selasa (22/7/2014) di jurnal AS PLOS Medicine. Kesimpulan ini didasarkan pada daftar nasional dari semua anak yang dilahirkan dari 1968 sampai 2006, di mana 89 persen anak yang dilahirkan di Finlandia dari 1987 sampai 2006.

Di antara anak-anak itu, 2,6 persen, atau 189.094 orang, kehilangan orang tuanya saat berusia antara enam bulan dan 18 tahun. Sebanyak 39.683 orang meninggal dengan jarak satu sampai 40 tahun setelah kematian orang tuanya.

Para peneliti juga mendapati mereka yang telah kehilangan orang tua memiliki resiko untuk meninggal lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang tak menghadapi kematian orang tua.

"Resiko kematian ini terus meningkat sampai mereka menginjak usia dewasa, tak peduli berapa usia sang anak ketika orang tuanya meninggal," kata Jiong Li.

Resiko kematian yang lebih besar ditemukan pada anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat penyakit yang tidak alamiah dibandingkan dengan penyakit alamiah.

Para peneliti menjelaskan, karena penelitian dilakukan di negara yang berpenghasilan tinggi diperkirakan temuan ini lebih berkaitan dengan kondisi kejiwaan dan bukan karena kurangnya perawatan kesehatan.

Namun, peningkatan angka kematian di kalangan anak yang kehilangan orang tua tampaknya mencerminkan kerentanan genetika dan dampak jangka panjang kematian orang tua pada kesehatan dan kesejahteraan sosial. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengonsumsi Yogurt Bisa Turunkan Tekanan Darah?

Mengonsumsi Yogurt Bisa Turunkan Tekanan Darah?

Health | Selasa, 22 Juli 2014 | 16:30 WIB

Bangunlah Sejam Lebih Awal untuk Hidup yang Lebih Indah

Bangunlah Sejam Lebih Awal untuk Hidup yang Lebih Indah

Health | Selasa, 22 Juli 2014 | 08:57 WIB

Perempuan Ini Jalani Histerektomi dan Mastektomi

Perempuan Ini Jalani Histerektomi dan Mastektomi

Health | Kamis, 17 Juli 2014 | 21:17 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB