Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Pekerja Malam

Ririn Indriani

Selasa, 18 November 2014 | 15:42 WIB
Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Pekerja Malam
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Studi terkini menunjukkan bahwa orang yang bekerja pada malam hari lebih mungkin mengalami kegemukan (obesitas) daripada orang yang bekerja pada jadwal normal. Ini dikarenakan mereka membakar lebih sedikit energi selama periode 24 jam.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti menganalisis 14 orang dewasa sehat selama enam hari.

Pada dua hari pertama, peserta mengikuti jadwal normal tidur pada malam hari dan berjaga selama siang hari. Mereka kemudian beralih ke giliran kerja tiga hari ketika jadwal rutin mereka berbalik.

"Ketika orang menjalani jadwal kerja bergiliran, pengeluaran energi harian mereka berkurang dan kecuali mereka mengurangi asupan makanan, ini dengan sendirinya dapat menyebabkan peningkatan berat badan," kata Kenneth Wright, Direktur Sleep and Chronobiology Laboratory di University of Colorado Boulder dan penulis senior makalah tersebut.

Ia mengatakan pengurangan itu mungkin berkaitan dengan ketidakcocokan antara kegiatan seseorang dan irama jam biologi mereka.

"Kerja bergilir bertolak-belakang dengan biologi dasar kita. Ini yang menyebabkan pekerja shift tak pernah bisa menyesuaikan diri," kata Wright.

Namun tim peneliti terkejut saat mengetahui peserta studi itu membakar lebih banyak lemak ketika mereka tidur pada siang hari dibandingkan dengan ketika mereka tidur pada malam hari.

Tidak jelas mengapa itu terjadi, kata Wright, tapi mungkin saja pembakaran lemak tambahan dipicu oleh peralihan antara jadwal siang dan jadwal malam hari.

Ia mengingatkan itu takkan mengakibatkan hilangnya berat badan. Ini dikarenakan pengeluaran seluruh energi selama tiga hari kerja dengan shift lebih rendah.

Meski demikian, kata Wright, penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum rekomendasi khusus dibuat mengenai cara meningkatkan kesehatan pekerja shift.

"Yang bisa kami katakan mungkin lebih penting mengonsumsi diet sehat bagi pekerja shift dan aktivitas fisik cukup agar sehat," tutupnya. (Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaji Semakin Rendah, Seseorang Semakin Gemuk?

Gaji Semakin Rendah, Seseorang Semakin Gemuk?

Health | Sabtu, 08 November 2014 | 19:54 WIB

Awas! Kerja Shift Bisa Turunkan Kinerja Otak

Awas! Kerja Shift Bisa Turunkan Kinerja Otak

Health | Rabu, 05 November 2014 | 15:34 WIB

Studi: Bekerja 55 Jam Per Minggu Berisiko Diabetes Tipe 2

Studi: Bekerja 55 Jam Per Minggu Berisiko Diabetes Tipe 2

Health | Kamis, 25 September 2014 | 19:33 WIB

Bahayanya Lelaki Bekerja dengan Pola Shift

Bahayanya Lelaki Bekerja dengan Pola Shift

Health | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 06:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB