Anak Berkebutuhan Khusus Banyak Disembunyikan Keluarganya

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 10 Desember 2014 | 12:37 WIB
Anak Berkebutuhan Khusus Banyak Disembunyikan Keluarganya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut data TNP2K tahun 2011, jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia mencapai 18.000 jiwa.

Namun hingga saat ini, stigma negatif tentang anak penyandang disabilitas masih tinggi. Akhirnya anak-anak tidak berdosa ini pun harus dikucilkan dari pergaulan teman-temannya. Bahkan beberapa anak harus mendapatkan perlakuan tak semestinya dari keluarganya.

Menurut data yang dihimpun Save The Children bersama IKEA Foundation di Jawa Barat hingga Juni 2014 terdapat 187.000 anak dengan disabilitas.

Yang memilukan hati, beberapa di antaranya mendapat perlakuan buruk dari keluarganya seperti dikurung, dipasung hingga disembunyikan oleh orang tuanya sendiri.

Hal ini disampaikan Wiwied Trisnadi selaku Project Manager Save The children pada acara talkshow "Save the Children Mendukung Kesetaraan Hak dan Kesempatan bagi Anak - Anak Berkebutuhan Khusus" di Jakarta, Selasa (9/12/2014).

"Angka anak dengan disabilitas seringkali hidden population. Banyak dari mereka yang justru disembunyikan oleh orangtuanya selama bertahun-tahun sehingga tidak terdeteksi oleh sensus," kata Wiwied.

Perlakuan diskriminasi terhadap anak dengan disabilitas ini merupakan tindakan pelanggaran hak-hak anak yang diatur oleh Undang-undang.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili oleh Nurti Mukti Wibawati selaku Asisten Deputi Penanganan Anak Berkebutuhkan Khusus menganggap bahwa banyak orang tua yang melanggar hak-hak anak dengan disabilitas, tapi sanksi yang diberikan pun tidak serta merta berupa sanksi pidana.

"Tindakan orangtua yang menyiksa anaknya sendiri yang berkebutuhan khusus sudah pasti melanggar hak anak. Oleh karena itu kami di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan sosialisasi agar hal ini tak dilakukan para orang tua lainnya," ujar Nurti yang ditemui usai talkshow.

Ia mengimbau para orangtua yang dikaruniai anak dengan disabilitas untuk menerima titipan Tuhan ini dengan lapang dada. Ia justru menilai bahwa kasih sayang orang tua lah yang mampu meningkatkan kualitas hidup anaknya tersebut.

"Orangtua harus memperlakuan anak secara manusiawi sesuai dengan martabat dan hak anak. Jadi, jangan lagi ada orang tua yang mengurung si anak, diumpetin. Justru dukungan dari orangtua yang membuat anak dengan disabilitas kuat menjalani hidupnya," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Berkebutuhan Khusus Unjuk Gigi di Pameran Ini

Anak Berkebutuhan Khusus Unjuk Gigi di Pameran Ini

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2014 | 18:30 WIB

Manfaat Musik untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Manfaat Musik untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2014 | 07:54 WIB

Terkini

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Bergenre Dance Pop Hibrida! NCT Wish Ungkap Detail Lagu Comeback, I SPY

Bergenre Dance Pop Hibrida! NCT Wish Ungkap Detail Lagu Comeback, I SPY

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Bagaimana Dongkrak Hidrolik Kecil Sanggup Mengangkat Mobil yang Berat Menurut Hukum Pascal?

Bagaimana Dongkrak Hidrolik Kecil Sanggup Mengangkat Mobil yang Berat Menurut Hukum Pascal?

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×