Alat Ini Bisa Deteksi Demam Berdarah dari Air Liur

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 01 Februari 2015 | 07:08 WIB
Alat Ini Bisa Deteksi Demam Berdarah dari Air Liur
Ilustrasi tes air liur. (Shutterstock)

Suara.com - Seperti kita ketahui penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah salah satu penyebab kematian terbesar selain jantung koroner dan HIV/AIDS. Salah satu alasan utama disebabkan karena terlambat mendapatkan penanganan dari dokter.

Demam berdarah sering menjadi penyakit yang disepelekan banyak orang. Pasalnya, gejala-gejala yang ditimbulkan dianggap tidak terlalu berbahaya seperti demam dan nyeri pada sendi-sendi.

Sebuah penelitian di Singapura mengantisipasi peningkatan kasus di negaranya dengan mengembangkan sebuah alat berbentuk seperti kertas layaknya 'testpack' kehamilan, yang dapat mendeteksi demam berdarah dengan mudah melalui air liur seseorang hanya dalam waktu 20 menit.

"Kemampuan untuk membedakan antara infeksi dengue primer dan sekunder membuat alat diagnosis dini ini begitu berharga, karena akan membantu dalam memastikan penanganan yang tepat kepada pasien," kata Profesor Jackie Y Ying, direktur eksekutif IBN (Institute of Bioengineering and Nanotechnology).

Masalahnya sebelumnya dimana infeksi dengue baru bisa didiagnosis di laboratorium dengan menguji sampel darah pasien untuk mendapatkan hasil apakah ada antigen atau antibodi dengue, kini menjadi lebih mudah dengan penemuan ini. Penanganan terhadap pasien diduga DBD pun akan lebih cepat tertangani.

"Desain yang digunakan untuk perangkat ini, sengaja menggunakan desain yang inovatif untuk memudahkan penggunanya sehingga terkesan tidak membingungkan. Wujudnya mirip dengan 'testpack' kehamilan," imbuh peneliti.

Selain digunakan sebagai pendeteksi awal demam berdarah, alat ini juga dapat juga digunakan mendeteksi penyakit menular lainnya, seperti HIV dan sifilis. Para peneliti kedepannya akan mengembangkan alat ini agar dapat menggunakan sampel seperti darah dan urine dan meningkatkan sensivitas alat tersebut. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Gejala DBD

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Gejala DBD

Health | Selasa, 06 Januari 2015 | 20:00 WIB

Musim Hujan, Waspadai DBD

Musim Hujan, Waspadai DBD

Health | Selasa, 06 Januari 2015 | 17:10 WIB

Ini Penyebab Virus Dengue Sulit Diberantas di Indonesia

Ini Penyebab Virus Dengue Sulit Diberantas di Indonesia

Health | Minggu, 15 Juni 2014 | 16:36 WIB

Orang Bertubuh Gemuk Lebih Berisiko Kena DBD

Orang Bertubuh Gemuk Lebih Berisiko Kena DBD

Health | Selasa, 10 Juni 2014 | 20:01 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB