Lelaki Dengan Gangguan Prostat Sebaiknya Hindari Obat Ini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 25 Februari 2015 | 17:28 WIB
Lelaki Dengan Gangguan Prostat Sebaiknya Hindari Obat Ini
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Musim penghujan seperti sekarang ini rentan memicu berbagai macam penyakit, salah satunya adalah  flu. Tak jarang banyak orang yang mengonsumsi obat flu untuk meredakan gejalanya.

Namun, bagi lelaki yang memiliki masalah pada prostat, sebaiknya jangan sembarangan mengonsumsi obat flu terutama yang mengandung zat antihistamin dan dekongestan.

"Penting bagi laki-laki yang memiliki masalah pada prostat untuk menghindari obat flu yang mengandung zat pseudoefedrin dan fenilefrin," kata Dr Gregory T. Bales, dari University of Chicago Medical Center.

Kedua zat ini, lanjut dia, merupakan bahan dalam dekongestan yang menyebabkan ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih secara keseluruhan (retensi urin). Sedangkan antihistamin tidak begitu buruk karena bekerja pada otot kandung kemih, namun dapat menyebabkan kandung kemih mengalami kontraksi.

Pembesaran pada bagian prostat, secara medis dikenal sebagai hiperplasia prostat jinak (BPH), yang merupakan hasil dari pertumbuhan sel yang meningkat di sekitar kelenjar prostat.

Peningakatan pertumbuhan ini dapat mempersempit bagian uretra (tabung yang membawa urin keluar dari kandung kemih) dan mengurangi aliran urin. Laki-laki dengan gangguan ini sering mengalami kesulitan buang air kecil dan meningkatkan keinginan untuk buang air kecil.

BPH lebih sering dilami kaum lelaki yang lebih tua seiring dengan pertambahan usia.

"Belum diketahui secara pasti penyebab pembesaran pada prostat, ini masih merupakan misteri. Kita berharap bisa segera menemukan agar bisa menjadi tindakan pencegahan. Tak jarang orang dengan kelainan ini harus bangun tiap jam di malam hari," ujar dr. William Catalona, urolog dari Northwestern University's Feinberg School of Medicine di Chicago.

Obat flu yang dihirup, seperti kortikosteroid tidak akan memiliki efek samping yang sama dengan obat yang diminum. Salep mentol merupakan alternatif yang lebih aman untuk dekongestan.

Dr. Bales menambahkan, laki-laki yang mengalami gangguan saat buang air kecil juga sebaiknya segera memeriksakan ke dokter untuk menghindari kemungkinan retensi urin.

"Jika Anda merasakan aliran urin yang melambat dan Anda mengkonsumsi salah satu jenis obat-obatan flu, maka hal ini akan menyebabkan retensi walaupun hanya satu dosis obat," ujarnya.

Cara mendeteksi gangguan pada aliran urin bisa dipantau melalui frekuensi berkemih. Jika seseorang belum buang air kecil dalam enam jam, maka Anda harus segera ke rumah sakit untuk minta dipasangkan kateter sebelum dilakukan tes urin. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Operasi Kanker Prostat Gunakan Robot Kurangi Nyeri

Operasi Kanker Prostat Gunakan Robot Kurangi Nyeri

Health | Selasa, 10 Februari 2015 | 07:37 WIB

Kenari Bisa Perlambat Pertumbuhan Kanker Prostat

Kenari Bisa Perlambat Pertumbuhan Kanker Prostat

Health | Jum'at, 14 November 2014 | 14:49 WIB

Sebaiknya Lelaki Kencing Sambil Duduk

Sebaiknya Lelaki Kencing Sambil Duduk

Health | Jum'at, 31 Oktober 2014 | 09:30 WIB

Awas! Kolesterol Tinggi Berisiko Kambuhnya Kanker Prostat

Awas! Kolesterol Tinggi Berisiko Kambuhnya Kanker Prostat

Health | Selasa, 14 Oktober 2014 | 13:20 WIB

Terkini

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×