Studi: Parasetamol Bisa Sebabkan Kematian Mendadak

Ririn Indriani

Selasa, 03 Maret 2015 | 16:06 WIB
Studi: Parasetamol Bisa Sebabkan Kematian Mendadak
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Hati-hati bagi Anda yang sering mengonsumsi parasetamol. Pasalnya, obat penghilang rasa sakit ini ternyata bisa menyebabkan kematian mendadak.

Sebuah penelitian terkini mengungkapkan bahwa konsumsi parasetamol setiap hari meningkatkan risiko terkena serangan jantung, stroke dan kematian dini.

Para peneliti yang terlibat dalam penelitian itu menyebutkan bahwa pasien yang menerima resep dosis tinggi obat penghilang rasa sakit untuk waktu lama, 63 persen lebih mungkin meninggal mendadak. Risiko terkena serangan jantung naik 68 persen lebih tinggi, dan 50 persen berpotensi memiliki ulkus lambung atau lambung berdarah.

Awalnya dokter menganggap parasetamol lebih aman daripada aspirin -- obat yang menyebabkan perut berdarah dan ibuprofen, serta dikaitkan dengan serangan jantung dan stroke.

Namun peneliti Inggris, yang mengamati 666 ribu pasien selama penelitian menemukan terdapat kecenderungan risiko parasetamol diremehkan. Oleh karena iti peneliti menyerukan peninjauan besar-besaran.

Ilmuwan dari Leeds Institute of Rheumatic and Musculoskeletal Medicine melihat delapan studi yang berisi informasi pasien yang memakai parasetamol setiap hari sampai 14 tahun untuk kondisi arthritis dan nyeri punggung yang parah.

Philip Conaghan yang memimpin penelitian mengatakan sebagian besar pasien yang diberi parasetamol untuk jangka waktu panjang memiliki kemungkinan meninggal lebih cepat.

"Pasien yang diberi parasetamol untuk mengobati arthritis untuk jangka waktu lama, harus berbicara kepada dokter tentang perlunya pengobatan alternatif," jelasnya. (Daily Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Marah Bisa Picu Serangan Jantung

Studi: Marah Bisa Picu Serangan Jantung

Health | Jum'at, 27 Februari 2015 | 13:10 WIB

Manajemen Waktu Kurangi Risiko Kematian Akibat Serangan Jantung

Manajemen Waktu Kurangi Risiko Kematian Akibat Serangan Jantung

Health | Jum'at, 27 Februari 2015 | 04:17 WIB

Studi: Konsumsi Analgesik Saat Hamil Bisa Picu ADHD Pada Anak

Studi: Konsumsi Analgesik Saat Hamil Bisa Picu ADHD Pada Anak

Health | Jum'at, 26 September 2014 | 16:35 WIB

Konsumsi Parasetamol Saat Hamil Memicu Disfungsi Perilaku Anak

Konsumsi Parasetamol Saat Hamil Memicu Disfungsi Perilaku Anak

Lifestyle | Rabu, 19 Maret 2014 | 08:06 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB