Penderita DBD di Lebak Capai 56 Orang

Ririn Indriani

Rabu, 11 Maret 2015 | 03:11 WIB
Penderita DBD di Lebak Capai 56 Orang
Ilustrasi nyamuk aedes aegypti. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, sampai Senin (9/3/2015) mencapai 56 orang dan dilaporkan satu warga meninggal dunia.

"Semua pasien penderita DBD mendapat perawatan dari Rumah Sakit dan Puskesmas," kata Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dr. Firman Rahmutallah di Lebak, Selasa (10/3/2015).

Ia mengatakan, pihaknya terus mewaspadai merebaknya penyakit DBD karena curah hujan masih terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Lebak.

Selama musim hujan, tentu kasus DBD meningkat sehingga petugas medis terus berupaya untuk mengatasi penyakit menular itu.

Sebab DBD termasuk jenis penyakit yang bisa mematikan jika pasien itu mengalami sok perdarahan hebat.

Karena itu, pihaknya meminta warga segera membawanya ke rumah sakit atau puskesmas bila mengalami demam tinggi selama tiga hari.

Untuk memutus mata rantai penularan DBD, masyarakat mengaktifkan kembali budaya gotong royong dengan melakukan kegiatan gerakan kebersihan lingkungan, seperti mengubur, menguras dan menimbun.

Selain itu juga pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Biasanya, pada musim hujan berpotensi berkembangbiaknya nyamuk aedes aegepty.

"Kami minta warga menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan PSN untuk memutus mata rantai penyakit DBD," katanya.

Menurut dia, selama ini curah hujan cenderung meningkat sehingga populasi nyamuk aedes aegeypti berkembang pada genangan-genangan air bersih yang tidak menyentuh tanah.

Kondisi seperti ini, tambah Firman, membuat pihaknya terus mewaspadai kemungkinan terjadi lonjakan pasien DBD.

Sebagian besar warga penderita DBD tinggal di permukiman padat penduduk sekitar perkotaan Rangkasbitung, Cibadak dan Kalanganyar.

"Kami minta warga mengaktifkan kegiatan gotong royong dengan melakukan kebersihan lingkungan untuk mengatasi penyebaran DBD," jelasnya.

Kepala Puskesmas Cipanas Kabupaten Lebak, dr. Budi mengatakan, pihaknya saat ini terus melibatkan petugas tim gerak cepat (TGC) untuk melakukan penyuluhan di 15 desa untuk mengantisipasi penyakit DBD.

Saat ini, kata dia, warga di wilayah tugasnya relatif kecil terserang penyakit menular itu.

"Kami terus mendorong TGC dapat mengoptimalkan pencegahan DBD melalui kebersihan lingkungan dan PSN secara optimal guna membunuh jentik-jentik nyamuk DBD," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Doa Haji Lulung untuk Ahok yang Sedang Kena DBD

Ini Doa Haji Lulung untuk Ahok yang Sedang Kena DBD

News | Senin, 09 Maret 2015 | 17:25 WIB

Wagub DKI: Ahok Juga Bisa Kena DBD Lho!

Wagub DKI: Ahok Juga Bisa Kena DBD Lho!

News | Senin, 09 Maret 2015 | 14:55 WIB

Wah, Ahok dan Anak Bungsunya Positif DBD

Wah, Ahok dan Anak Bungsunya Positif DBD

News | Senin, 09 Maret 2015 | 13:38 WIB

Menkes: Vaksin DBD Buatan Indonesia Tak Lulus Uji Coba

Menkes: Vaksin DBD Buatan Indonesia Tak Lulus Uji Coba

Health | Sabtu, 21 Februari 2015 | 04:16 WIB

Terkini

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

×