Sebelum Kemoterapi Sebaiknya Hindari Minyak Ini

Ririn Indriani

Sabtu, 04 April 2015 | 16:00 WIB
Sebelum Kemoterapi Sebaiknya Hindari Minyak Ini
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi sebaiknya tidak mengonsumsi minyak ikan. Pasalnya, sebuah studi terkini mengungkapkan bahwa suplemen minyak ikan mampu menghentikan kerja obat kemoterapi.

Meskipun minyak ikan terbukti ampuh menangkal serangkaian penyakit, namun pasien kanker harus menghindari ikan atau suplemen minyak ikan sehari sebelum melakukan pengobatan kemoterapi.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti Cancer Institute di Belanda melakukan penelitian terhadap omega-3 asam lemak yang banyak terkandung dalam ikan dengan kandungan minyak yang tinggi seperti makarel dan herring.

Dalam studi tersebut, para peneliti memeriksa tingkat konsumsi minyak ikan pada 118 pasien yang menjalani pengobatan kanker dan para sukarelawan sehat untuk memeriksa kadar asam lemak setelah konsumsi minyak ikan dan ikan.

Hasil studi menunjukkan, peserta sehat yang mengonsumsi suplemen minyak ikan atau 100 gram ikan makarel mengalami peningkatan kadar asam lemak dalam darahnya.

Selain itu, para peneliti juga melakukan penelitian terpisah pada tikus yang menemukan bahwa peningkatan asam lemak mampu mencegah obat kemoterapi bekerja dengan baik.

"Secara keseluruhan, temuan kami sejalan dengan meningkatnya kesadaran aktivitas biologis berbagai asam lemak dan reseptor, serta meningkatkan kekhawatiran tentang penggunaan simultan dari kemoterapi dan minyak ikan," jelas Dr. Emile Voest.

Beranjak dari temuan itulah peneliti menyarankan pasien kanker untuk sementara menghindari konsumsi minyak ikan dan ikan sehari sebelum kemoterapi hingga satu hari setelahnya, sampai data-data lain tersedia.

Meski begitu, para ahli di Inggris mengatakan terlalu cepat mengambil kesimpulan akan studi yang telah dilakukan itu. Mereka berpendapat dibutuhkan berbagai studi lain untuk benar-benar meyakinkan apakah konsumsi minyak ikan benar-benar memengaruhi kerja obat kemoterapi pada pasien kanker.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan, sebelum memberikan saran kepada pasien," kata Keith Jones, profesor kimia sintetik di Institute of Cancer Research. (Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cukupi Kebutuhan Omega 3 dan 6 si Kecil dengan Makanan Ini

Cukupi Kebutuhan Omega 3 dan 6 si Kecil dengan Makanan Ini

Health | Rabu, 25 Maret 2015 | 18:05 WIB

Pikir-pikir Dulu Obati Kanker Payudara ke Pengobatan Alternatif

Pikir-pikir Dulu Obati Kanker Payudara ke Pengobatan Alternatif

Health | Kamis, 12 Maret 2015 | 11:36 WIB

Pasien Kanker Payudara Belum Tentu Harus Jalani Kemoterapi

Pasien Kanker Payudara Belum Tentu Harus Jalani Kemoterapi

Health | Kamis, 12 Maret 2015 | 11:32 WIB

Omni Hospital Pulomas Luncurkan "Chemo Center"

Omni Hospital Pulomas Luncurkan "Chemo Center"

Health | Selasa, 09 September 2014 | 16:46 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB