Hati-hati, Kandang Hewan Peliharaan Bisa Tularkan Penyakit

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 23 April 2015 | 08:42 WIB
Hati-hati, Kandang Hewan Peliharaan Bisa Tularkan Penyakit
Ilustrasi hewan peliharaan. (Shutterstock)

Suara.com - Memelihara hewan di rumah mungkin sudah menjadi hal yang lumrah, apalagi bila kita memang pecinta binatang. Namun, Anda juga perlu berhati-hati karena sebuah studi mengatakan hewan peliharaan dapat menularkan penyakit atau infeksi kepada orang di sekitar terutama pemiliknya.

Bagaimana pun, ada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, tetapi ada pula yang tidak. Waspadalah jika Anda merasa memiliki kekebalan tubuh yang buruk, karena hewan peliharaan bisa jadi malapetaka yang sering membuat Anda sakit.

Penularan infeksi dari hewan kesayangan ini lebih rentan terjadi pada anak-anak, ibu hamil dan para lanjut usia (lansia).

Dr Jason Stull, asisten profesor di Ohio State University mengatakan bahwa hasil survei yang dilakukannya menunjukkan, masyarakat umum dan orang-orang yang memiliki hewan peliharaan di rumah kebanyakan tidak menyadari risiko tinggi yang disebabkan dari hewan kesayangannya itu.

Hewan peliharaan yang dapat menularkan penyakit antara lain anjing, kucing, tikus dan reptil. Hewan tersebut dapat menularkan Samonella, bakteri resisten multidrug dan penyakit lainnya yang berbahaya.

Parasit seperti cacing tambang, cacing gelang dan toksoplasma juga dapat ditularkan.

Infeksi dapat ditularkan melalui gigitan, goresan, air liur dan kontak dengan kotorannya. Sedangkan Reptil dan Amfibi dapat menularkan penyakit secara tidak langsung melalui udara yang terkontaminasi.

Dr Stull mengatakan bahwa orang yang sedang dalam masa penyembuhan dari penyakit harus waspada terhadap hewan peliharaan yang ada di rumahnya. Secepat mungkin harus mengambil tindakan untuk mengurangi penularan patogen.

Beberapa cara untuk mengurangi penularan infeksi dari hewan peliharaan bisa juga melalui kondisi berikut:

1. Mencuci tangan hingga benar-benar bersih setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan.
2. Hindari kontak yang berlebihan dengan hewan kesayangan seperti menjilat wajah.
3. Letakkan kandang hewan peliharaan jauh dari ruang keluarga agar tidak terlalu cepat menularkan penyakit.
4. Lakukan pembersihan secara berkala pada hewan, kandang, makanannya.
5.Tunggu sampai kekebalan tubuh kembali baik jika ingin melakukan kontak dengan hewan peliharaan.
6. Buat jadwal setidaknya sebulan sekali untuk memeriksa hewan peliharaan Anda ke dokter hewan. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenalkan, Perempuan yang Tak Bisa Makan atau Berdarah

Kenalkan, Perempuan yang Tak Bisa Makan atau Berdarah

Health | Selasa, 21 April 2015 | 01:07 WIB

Penyakit Jantung Bawaan Ganggu Pertumbuhan Anak

Penyakit Jantung Bawaan Ganggu Pertumbuhan Anak

Health | Kamis, 16 April 2015 | 17:14 WIB

Orang Pendek Lebih Berisiko Serangan Jantung?

Orang Pendek Lebih Berisiko Serangan Jantung?

Health | Senin, 13 April 2015 | 15:32 WIB

Pelihara Hewan Tingkatkan Interaksi Sosial Anak Autis

Pelihara Hewan Tingkatkan Interaksi Sosial Anak Autis

Health | Sabtu, 03 Januari 2015 | 16:39 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB