Alasan ini yang Membuat Pekerja Lalai Jalani Pola Hidup Sehat

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 20 Mei 2015 | 11:10 WIB
Alasan ini yang Membuat Pekerja Lalai Jalani Pola Hidup Sehat
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Terpaku menatap layar komputer hingga berjam-jam lamanya sudah menjadi rutinitas baku bagi pekerja kantoran. Belum lagi durasi panjang yang dibutuhkan untuk menuju dan meninggalkan kantor.
 
Minimnya waktu senggang pun menjadi alasan yang sering dikemukakan pekerja sehingga jarang berolahraga atau justru tidak mendapat waktu tidur yang cukup.

Hal ini diperkuat dengan hasil survei yang dikeluarkan PT Cerobos Indonesia melalui Brand's Saripati Ayam dalam "Jakarta Professional Health Index 2015". Sebanyak 96 persen responden setuju bahwa kesehatan mempengaruhi karir, tapi hanya 50 persen yang menjalani pola hidup sehat.

"Ironisnya para pekerja profesional ini hampir seluruhnya paham bahwa kesehatan berperan dalam menunjang keberhasilan karir tapi yang melakukannya hanya separuhnya saja," kata Vice President dan General Manager, PT Cerebos Indonesia, Agus Setio Joewono, dalam konferensi pers 'Jakarta Health Week 2015' di Jakarta, Selasaz (19/5/2015).

Survei dilakukan terhadap 1000 perkerja, lelaki dan perempuan berusia 25-45 tahun yang menduduki posisi staf, manajer, hingga level direktur. Separuh dari responden yakni 59.8 persen mengaku tidak memiliki waktu sehingga tidak menjalani pola hidup sehat.

Bahkan dalam survei tersebut juga dipaparkan, rata-rata pekerja kantoran menghabiskan waktu selama 2-4 jam per hari di perjalanan untuk menuju ke kantor hingga kembali ke rumah terutama bagi mereka yang berdomisili di wilayah Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi. Durasi ini dirasa sangat lama dibanding dengan durasi perjalanan yang dibutuhkan pekerja di New York City yang rata-rata hanya membutuhkan 2.5 jam.

"Kesadaran pekerja profesional akan kesehatan memang sudah tinggi tapi tidak dibarengi dengan aksi nyata. Ini pulalah yang menjadi latar belakang kami menggelar Jakarta Health Week agar kaum profesional benar-benar menerapkan gaya hidup sehat," imbuh Agus.

Sementara itu, dokter spesialis gizi klinik RSCM, Inge Permadi menyatakan bahwa pola hidup sehat mencakup lima hal seperti menjalani pola makan yang sehat, aktivitas fisik yang teratur, istirahat cukup, lingkungan sehat dan menghindari faktor pemicu stres.

"Jika di kantor adanya makanan-makanan itu saja, ya sebaiknya pilih alternatif yang paling sehat. Ketika sampai rumah baru dilengkapi kebutuhan asupan sayur dan buah-buahannya agar seimbang," katanya.

Ia menyarankan agar setiap pekerja menyempatkan diri melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari di sela-sela aktivitasnya untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat.

"Aktivitas fisik bisa dilakukan setelah pulang dari kantor. Kan banyak yang melakukannya seperti itu. Minimal 30 menit disempatkan untuk menjaga agar fisik tetap sehat dan bugar," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: 8 dari 10 Remaja Jakarta Tidak Bugar

Studi: 8 dari 10 Remaja Jakarta Tidak Bugar

Health | Rabu, 20 Mei 2015 | 08:51 WIB

Rajin Berolahraga Tingkatkan Prestasi Anak

Rajin Berolahraga Tingkatkan Prestasi Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2015 | 19:03 WIB

Cegah Depresi Pada Remaja Dengan Olahraga

Cegah Depresi Pada Remaja Dengan Olahraga

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2015 | 17:47 WIB

Olahraga 30 Menit Sehari Turunkan Risko Kematian

Olahraga 30 Menit Sehari Turunkan Risko Kematian

Health | Senin, 18 Mei 2015 | 07:16 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×