MERS di Korsel Telah Berakhir

Ardi Mandiri

Kamis, 02 Juli 2015 | 02:13 WIB
MERS di Korsel Telah Berakhir
Warga Korea Selatan memakai masker untuk mengurangi risiko tertular MERS. (Reuters)

Suara.com - Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Taiyoung Cho menyatakan bahwa pemerintah Korsel atas rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) segera mengumumkan bahwa kasus MERS di Negeri Gingseng itu telah berakhir dan tidak ada infeksi lebih lanjut.

"Kami belum bisa menyebutkan tanggalnya secara pasti, namun seperti diumumkan oleh WHO bahwa ini (MERS di Korsel) bukan tingkat darurat, dan pemerintah selalu mengontrol agar virus itu tidak menyebar," kata Dubes Cho dalam acara buka puasa bersama di Kedubes Korsel di Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Dubes Cho juga menggarisbawahi bahwa penularan MERS hanya terjadi di rumah sakit dan penyebaran di antara masyarakat belum pernah terjadi.

"Tidak ada penularan (MERS) yang terjadi di tempat umum," kata dia.

Data dari Kementerian Kesehatan Korea yang dirilis oleh Kedubes Korsel di Jakarta menyebutkan bahwa dari akhir Juni hingga 1 Juli, tidak ada penambahan kasus MERS yang terjadi di negara tersebut.

Hingga saat ini, terdapat 182 kasus MERS yang terkonfirmasi mealui tes laboratorium. Sebanyak 97 orang telah dinyatakan bebas virus, 52 orang dalam perawatan dan 33 orang meninggal dunia.

Melihat perkembangan tersebut, pemerintah Korsel atas rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) segera mengeluarkan pernyataaan bahwa kasus MERS di negara itu telah berakhir.

"Oleh karena itu sangat minim wisatawan dapat terjangkit di tempat umum," kata Dubes Cho.

Direktur Organisasi Pariwisata Korea (KTO) Jakarta Hyonjae Oh mengatakan pemerintah Korsel mengadakan berbagai kegitan promosi pariwisata untuk menarik wisatawan asing kembali berkunjung ke negeri asal K-pop tersebut.

Promosi pariwisata Korsel antara lain membebaskan biaya visa untuk lima negara, yakni Indonesia, Tiongkok, Vietnam, Filipina, dan Kamboja.

"Saat ini kondisi pasar pariwisata Korea sangat buruk karena dilanda MERS, tapi itu sudah berlalu dan kami ingin menarik wisatawan untuk berkunjung kembali," kata dia.

Oh mengatakan biaya pembuatan visa di Indonesia untuk kunjungan wisata ke Korsel biasanya sebesar Rp520 ribu per orang, namun mulai 6 Juli hingga akhir September, biaya tersebut digratiskan.

Selain gratis biaya visa, Oh mengatakan KTO juga akan mengundang jurnalis dari beberapa media di Indoensia untuk mengunjungi Korsel pada minggu ke-4 bulan Juli untuk memmpromosikan bahwa negara tersebut telah aman dari MERS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima TKI di Korea Selatan Kena Mers

Lima TKI di Korea Selatan Kena Mers

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 18:31 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×