Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
Ilustrasi mikroplastik dari sedotan (Freepik)

Suara.com - Mikroplastik kini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga telah terdeteksi masuk ke dalam tubuh manusia. Partikel plastik berukuran sangat kecil ini ditemukan di paru-paru, plasenta, hingga pembuluh darah, dan diduga dikonsumsi manusia setiap hari melalui udara, makanan, dan air.

Mengutip laporan Phys.org, manusia secara global diperkirakan dapat mengonsumsi hingga 5 gram mikroplastik setiap minggu. Mikroplastik sendiri merupakan fragmen plastik berukuran kurang dari 5 milimeter, bahkan bisa mencapai 0,001 milimeter. Partikel ini berasal dari produk yang sengaja dibuat kecil seperti glitter, maupun dari pelapukan benda plastik yang lebih besar.

Meski keberadaannya dalam tubuh manusia sudah teridentifikasi, para ilmuwan masih menghadapi tantangan dalam mengukur jumlah pastinya. Instrumen yang ada kerap kesulitan membedakan mikroplastik dengan partikel lain seperti lemak, sehingga dampak akumulatifnya terhadap kesehatan masih terus diteliti.

Salah satu perhatian utama adalah interaksi mikroplastik dengan mikrobioma usus. Dalam kondisi normal, usus manusia dihuni ratusan spesies mikroba yang berperan penting dalam proses pencernaan dan produksi senyawa seperti butirat, yang berfungsi menjaga kesehatan usus dan sistem imun.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gangguan pada mikrobioma dapat menurunkan produksi butirat dan meningkatkan risiko penyakit, termasuk radang usus atau Inflammatory Bowel Disease (IBD). Studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Hazardous Materials menemukan indikasi bahwa paparan mikroplastik pada hewan uji dapat memperburuk kondisi tersebut.

Dalam penelitian itu, tikus yang diberi mikroplastik polistirena mengalami penurunan mikroba penting di usus, yang berujung pada berkurangnya produksi butirat dan meningkatnya peradangan. Temuan ini menunjukkan potensi hubungan antara mikroplastik dan gangguan kesehatan pencernaan.

Namun, para peneliti menegaskan bahwa hasil studi pada hewan belum dapat langsung disimpulkan berlaku pada manusia. Riset lanjutan masih diperlukan untuk memastikan sejauh mana mikroplastik dapat menumpuk dan memengaruhi organ tubuh manusia.

Di sisi lain, terdapat temuan awal bahwa beberapa bakteri usus mungkin memiliki kemampuan menguraikan mikroplastik. Meski masih dalam tahap awal, hal ini membuka peluang penelitian lanjutan terkait pemanfaatan mikrobioma untuk mengatasi paparan plastik di dalam tubuh.

Seiring meningkatnya paparan mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari, para ilmuwan menilai penting untuk memahami dampaknya secara lebih komprehensif, terutama terhadap kesehatan jangka panjang manusia.

baca juga

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:35 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Bola | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

×