Tak Selalu Menyehatkan, Ini Efek Buruk Mengonsumsi Susu

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Minggu, 09 Agustus 2015 | 07:19 WIB
Tak Selalu Menyehatkan, Ini Efek Buruk Mengonsumsi Susu
Ilustrasi susu. [Shutterstock]

Suara.com - Siapa yang tidak tahu jika susu memiliki banyak manfaat. Hampir semua orang mengkonsumsinya agar mendapatkan kesehatan yang optimal. Pagi minum susu, siang minum susu, bahkan sebelum tidur pun banyak orang minum susu.

Ternyata faktanya, ada penelitian yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi susu secara berlebihan tidak baik juga untuk kesehatan.

Masalahnya lagi, susu yang beredar di masyarakat sekarang ini adalah jenis susu kemasan yang mengandung pengawet dan zat kimia yang dapat menurunkan kesehatan. Dampaknya, banyak anak-anak atau orang dewasa yang mengalami alergi pada susu.

Berikut beberapa bahaya kesehatan yang mungkin dapat ditimbulkan dari susu dan tidak banyak diketahui banyak orang, sebagaimana dilansir laman Boldsky:

1. Menyebabkan jerawat
Susu kebanyakan berasal dari sapi yang telah disuntik hormon. Hal ini dilakukan agar menghasilkan susu yang lebih banyak. Namun, jika terlalu banyak mengkonsumi susu, tingkat produksi hormon akan meningkat dan tumbuhlah jerawat yang tidak diinginkan. Kurangi asupan susu adalah cara terbaik untuk menjaga kemungkinan tersebut.

2. Menyebabkan kenaikan berat badan
Susu yang mengandung hormon dan berlabelkan full cream, bisa menyebabkan peningkatan berat badan yang drastis jika terlalu banyak dan sering dikonsumsi. Efek terburuk adalah memicu diabetes yang bisa mengganggu kesuburan pria maupun wanita.

3. Kolesterol tinggi
Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang yang secara teratur minum susu memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi. Kolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung seperti serangan jantung dan bahkan stroke.

4. Lebih mudah mengalami patah tulang
Mungkin hal ini agak berbeda dari yang kita ketahui selama ini bahwa susu membuat tulang menjadi kuat dan sehat. Faktanya jika terlalu banyak dikonsumsi, susu justru membuat tulang mudah rapuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan susu berlebih meningkatkan risiko patah tulang.

5. Menyebabkan kanker ovarium
Hormon yang ditemukan dalam susu jika dicampur dengan hormon lain yang dimiliki tubuh tak hanya menyebabkan masalah pada kulit, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kanker ovarium. Oleh karena itu, menurunkan porsi susu 2 sampai 1 gelas perhari harus dilakukan.

6. Infeksi akibat bakteri
Biasanya sapi perah diberikan antibiotik untuk tetap sehat. Jika susu yang kita minum berasal dari sapi yang diberi antibiotik maka tubuh kita akan mengalami infeksi akibat bakteri. Tubuh pun akan mudah sakit dan pemberian antibiotik oleh dokter tidak akan berfungsi lagi.

7. Kanker prostat
Hal ini sama dengan yang terjadi pada kanker ovarium. Mungkin penyebarannya akan lama namun tidak salahnya untuk mencegah.

8. Alergi susu
Banyak orang yang memiliki alergi terhadap susu, hal ini disebabkan oleh lactose yang terkandung di dalam susu tidak bisa diterima oleh tubuh. Biasanya disebut dengan lactose intolerance.

9. Anafilaksi pada anak
Kebanyakan orangtua memberikan anaknya susu pada usia dini yang ternyata dapat mengembangkan alergi susu yang sangat parah. Alergi ini bisa semakin parah dan bahkan menyebabkan anafilaksi yang dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan. Jadi perkenalkan susu untuk anak-anak Anda dengan bijak dan lebih selektif dalam menentukan susu yang cocok. [Boldsky]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Si Kecil Alergi Protein Susu Sapi? Ini Solusinya

Si Kecil Alergi Protein Susu Sapi? Ini Solusinya

Health | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 11:22 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×