Gawat, Ribuan Lelaki Sukabumi Rawan HIV

Ardi Mandiri

Sabtu, 05 September 2015 | 01:49 WIB
Gawat, Ribuan Lelaki Sukabumi Rawan HIV
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Seketaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Sukabumi Fifi Kusumajaya mengatakan ribuan lelaki di Kota Sukabumi, Jawa Barat, rawan tertular HIV.

"Dari data yang kami miliki ada sekitar 3.000 lelaki yang masuk dalam golongan High Risk Man atau berisiko tinggi dan juga dari hasil penjangkauan yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli HIV dan AIDS tepatnya sejak Januari sampai Juni 2015 juga banyak menemukan lelaki yang berisiko tinggi tertular HIV dan AIDS," katanya di Sukabumi, Jumat (4/9/2015).

Menurut dia, dari hasil pendataan tersebut mayoritas lelaki yang rawan tertular penyakit yang belum ada obatnya ini dari kalangan orang mampu atau berpenghasilan tinggi yang suka jajan seks atau menyewa jasa perempuan penjaja seks (WPS). Di samping itu juga lelaki suka lelaki dan kaum transgender atau waria juga berpotensi besar tertular HIV dan AIDS.

Adapun data yang dimiliki KPA, bahwa kaum lelaki suka lelaki yang tergabung dalam komunitas saat ini jumlahnya sudah mencapai 501 orang, sedangkan populasi kaum transgender mencapai 44 orang. Sehingga ini membuktikan tidak hanya kaum perempuan saja yang rawan tertular, tetapi lelaki juga cukup tinggi tingkat kerawanan tertular virus yang belum ada obatnya ini.

"Kami merasa miris dengan kondisi tingginya jumlah lelaki beresiko, lelaki suka lelaki dan transgender yang jumlahnya cukup tinggi ini karena luas wilayah Kota Sukabumi yang relatif kecil, serta lebih terkenal dengan nuansa pesantrennya," tambah Fifi.

Ia mengatakan kaum lelaki sangat berperan penting dalam epidemi HIV dan AIDS, karena penyebaran dan penularan penyakit tersebut sangat cepat menjangkau kaum lelak. Buktinya lelaki berisiko tinggi dalam setiap tahun jumlahnya meningkat. Bahkan, banyak istri yang tertular HIV karena suami yang positif HIV lebih dahulu.

Selain itu, saat ini masih banyak ibu rumah tangga dan ibu hamil beranggapan bahwa suaminya sehat. Padahal lelaki berisiko tinggi merupakan kelompok populasi "kunci" yang mempunyai pengaruh sangat besar pada populasi yang lainnya termasuk pada istrinya.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakay agar selalu memeriksakan kesehatannya secara rutin, untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesehatannya dan untuk memastikan HIV tidak hidup di tubuh seseorang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sebabnya Perempuan Lebih Rentan Terinfeksi HIV

Ini Sebabnya Perempuan Lebih Rentan Terinfeksi HIV

Health | Selasa, 11 Agustus 2015 | 06:47 WIB

Yang Hendak Menikah, Jangan Lupa Lakukan Tes HIV!

Yang Hendak Menikah, Jangan Lupa Lakukan Tes HIV!

Health | Senin, 10 Agustus 2015 | 20:28 WIB

KPA Jambi Temukan 45 Penderita HIV/AIDS

KPA Jambi Temukan 45 Penderita HIV/AIDS

Health | Kamis, 30 Juli 2015 | 00:07 WIB

HIV/AIDS Jangkiti 28 Warga Lombok Utara

HIV/AIDS Jangkiti 28 Warga Lombok Utara

Health | Selasa, 16 Juni 2015 | 00:12 WIB

Terkini

Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia

Review Buku Cerita Buat Para Kekasih: Cinta Tak Selalu Berakhir Bahagia

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:00 WIB

Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB

Tanah Bekas Tambang Ternyata Masih Punya Kehidupan, Ini Temuan IPB

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:55 WIB

Dipimpin Dasco, DPR Gaspol Bahas RUU Reforma Agraria Fokus Hak Tanah Rakyat

Dipimpin Dasco, DPR Gaspol Bahas RUU Reforma Agraria Fokus Hak Tanah Rakyat

News | Senin, 21 September 2026 | 11:53 WIB

5 Novel Klasik Dunia yang Tipis dan Easy to Read, Wajib Masuk Reading List!

5 Novel Klasik Dunia yang Tipis dan Easy to Read, Wajib Masuk Reading List!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:53 WIB

Amankan FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Antisipasi Kerawanan di Stadion hingga Jalur Suporter

Amankan FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Antisipasi Kerawanan di Stadion hingga Jalur Suporter

News | Senin, 21 September 2026 | 11:52 WIB

Erin Kerja Apa? Intip Sumber Kekayaan Mantan Istri Andre Taulany

Erin Kerja Apa? Intip Sumber Kekayaan Mantan Istri Andre Taulany

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:51 WIB

AI Makin Pintar dan Serba Bisa: Saatnya Gen Z Harus Punya Pikiran Kritis

AI Makin Pintar dan Serba Bisa: Saatnya Gen Z Harus Punya Pikiran Kritis

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:50 WIB

5 Oven Mini Low Watt untuk Kue dan Masakan, Cocok buat Dapur Minimalis

5 Oven Mini Low Watt untuk Kue dan Masakan, Cocok buat Dapur Minimalis

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:50 WIB

Tak Sekadar Umbi Pekarangan, Kimpul Berpotensi Jadi Pangan Bebas Gluten

Tak Sekadar Umbi Pekarangan, Kimpul Berpotensi Jadi Pangan Bebas Gluten

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:50 WIB

SKB Buka Jalan bagi Anak Putus Sekolah untuk Kembali Meraih Harapan

SKB Buka Jalan bagi Anak Putus Sekolah untuk Kembali Meraih Harapan

News | Senin, 21 September 2026 | 11:48 WIB

×