HIV/AIDS Jangkiti 28 Warga Lombok Utara

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 16 Juni 2015 | 00:12 WIB
HIV/AIDS Jangkiti 28 Warga Lombok Utara
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 28 orang warga Kabupaten Lombok Utara terinfeksi virus HIV dan menderita penyakit AIDS sehingga harus mendapatkan perawatan medis agar tidak menular ke orang lain.

"Delapan orang pengidap penyakit mematikan tersebut berprofesi sebagai pemandu wisata di Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok," kata Petugas Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lombok Utara Datu Madiawati, di Lombok Utara, Senin (15/6/2015).

Hal ini diungkapkan dalam sarasehan tokoh lintas agama dan organisasi keagamaan tentang penanggulangan HIV/AIDS di aula kantor Bupati Lombok Utara.

Madiawati mengaku kewalahan ketika melakukan pemeriksaan darah terhadap pada pemandu wisata yang mengidap HIV/AIDS. Rata-rata, kata dia, para pemandu wisata yang menderita HIV/AIDS sudah bekerja hingga lima tahun.

"Kalau kami melakukan pemeriksaan darah untuk mendeteksi HIV/AIDS, para pemandu wisata yang ada di gili ini tidak ada yang mau datang. Agar mereka mau datang, kami terpaksa bilang itu pemeriksaan darah untuk penyakit malaria," ujarnya.

Madiawati menyebutkan data yang dihimpun pada 2014 menunjukkan, dari 28 total pengidap HIV/AIDS di Lombok Utara, sebagian besar atau hampir setengahnya merupakan mantan tenaga kerja Indonesia (TKI). Sisanya merupakan warga Lombok Utara yang pernah bekerja di Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Bali.

"Dalam setahun, kami melakukan pemeriksaan darah sebanyak tiga kali. Hasilnya, dari 28 penderita HIV/AIDS tersebut, 20 orang menderita HIV dan delapan orang menderita AIDS," katanya.

Yang cukup mengejutkan, kata Madiawati, sebanyak 14 penderita HIV/AIDS ini merupakan warga Lombok Utara yang pernah bekerja di luar daerah maupun luar negeri.

Bagaimana mereka terjangkiti penyakit mematikan tersebut, kata dia, itu yang masih dilakukan penelitian lebih lanjut. Namun yang jelas, sebanyak 14 penderita HIV/AIDS ini membawa penyakit dari tempatnya merantau kemudian pulang menulari istri dan anaknya.

"Dua warga Dusun Lenek (suami istri), dua warga Desa Malaka, dan satu warga Leong yang menderita HIV/AIDS. Besar kemungkinan, penyakit mematikan ini akan menulari anak-anak mereka," ujarnya.

Penderita HIV/AIDS, kata dia, cirinya hampir sama dengan penderita tuberkulosis (TB). Biasanya, penderita penyakit mematikan ini mengalami demam tinggi selama tiga minggu, susah tidur, dan badannya kurus.

Tetapi untuk memastikan apakah orang itu menderita HIV/AIDS tetap harus melalui pemeriksaan darah. Oleh sebab itu, Madiawati meminta kesadaran warga Lombok Utara untuk lebih aktif memeriksakan darahnya agar penyakit HIV/AIDS ini bisa terdeteksi lebih awal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI