Begini Cara Tepat Memandikan Bayi Prematur

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 25 September 2015 | 15:12 WIB
Begini Cara Tepat Memandikan Bayi Prematur
Ilustrasi memandikan bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Perawatan bayi lahir prematur tidak bisa disamakan dengan bayi normal. Oleh karena itu penting bagi ibu yang melahirkan bayi prematur memahami tata cara perawatannya, termasuk bagaimana memandikan bayi prematur.

Menurut dr Rinawati Rohsiswat, Sp.A dari FKUI/RSCM, bayi prematur rata-rata memiliki kulit sensitif dan organ yang belum berkembang sempurna, sehingga ibu harus berhati-hati saat memandikan buah hatinya itu.

Lantas, seperti apa cara yang benar memandikan bayi prematur? Berikut tips yang diberikan Rinawati.

1. Suhu ruangan harus normal
Jaga suhu ruangan bayi agar tidak terlalu dingin atau terlalu hangat atau sekitar 24-27 derajat celcius. Selain itu, juga harus dipastikan air yang digunakan saat mandi adalah air hangat atau menyerupai suhu tubuh bayi yakni sekitar 37.2-37.7 derajat celcius. Suhu ini bisa diukur dengan siku ibu atau menggunakan termometer.

2. Cara memandikan bayi
Cara memandikan bayi prematur diawali dengan mencelupkan bayi secara perlahan ke dalam bak mandi dengan memegang bagian kepala, bahu dan kedua kakinya. Pastikan kepala bayi berada di atas air dan bersihkan wajah tanpa menggunakan sabun.

3. Intensitas memandikan bayi
Sebaiknya bayi prematur dimandikan setiap dua hingga empat kali sehari. Intensitas ini bisa lebih sering jika bayi kerap mengalami gumoh, muntah atau buang air besar.

Namun Rinawati menyarankan agar tidak terlalu sering memandikan bayi prematur, karena kulitnya mudah kering. Jika ingin menjaga bayi tetap bersih, seka bagian wajah dan lipatan leher bayi setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Lahir Prematur Bisa Diturunkan?

Bayi Lahir Prematur Bisa Diturunkan?

Health | Rabu, 23 September 2015 | 17:05 WIB

Ini Bahaya Bayi Prematur Pakai Popok Biasa

Ini Bahaya Bayi Prematur Pakai Popok Biasa

Health | Selasa, 22 September 2015 | 13:33 WIB

Ini yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil Bertubuh Pendek

Ini yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil Bertubuh Pendek

Health | Kamis, 20 Agustus 2015 | 13:49 WIB

Lahir Prematur, Anak ini Disebut 'Bayi Alien'

Lahir Prematur, Anak ini Disebut 'Bayi Alien'

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 05:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×