Ini Bahaya Bayi Prematur Pakai Popok Biasa

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 22 September 2015 | 13:33 WIB
Ini Bahaya Bayi Prematur Pakai Popok Biasa
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi lahir prematur kerap memiliki berat badan yang rendah. Oleh karena itu perawatan bayi prematur tak bisa disamakan dengan bayi lahir normal. Salah satunya dalam memilih popok bayi.  

Menurut dr. Rinawati Rohsiswatmo, SpA dari FKUI-RSCM, bayi lahir prematur yang rata-rata lahir di bawah 2500 gram akan berbahaya jika dipakaikan popok dengan ukuran bayi normal.

Menurutnya, popok akan menutupi sebagian besar perut dan dada sang bayi sehingga berpotensi membuat bayi mengalami sesak napas atau tak terlihat apakah masih bernapas atau tidak.

"Buat dokter penting melihat bayi prematur masih bernapas atau tidak. Sayangnya kalau memakai popok yang kebesaran tentu akan menutupi bagian dada dan perutnya. Ini sepele tapi berbahaya," kata Rinawati pada peluncuran MamyPoko Preemie Care khusus Bayi Berat Lahir Rendah di Jakarta, Selasa (22/5/2015).

Karena alasan itu pula Rina menganjurkan agar bayi prematur menggunakan popok khusus bayi prematur dengan ukuran yang disesuaikan untuk menghindari risiko kematian akibat kesulitan bernapas.

"Kami sering sekali menggunting popok ukuran normal lalu melekatkannya dengan selotip agar tidak menutupi bagian dada dan tali pusar bayi prematur. Tapi kalau sudah ada popok khusus bayi prematur tentu akan lebih memudahkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pabrik Popok Bayi Asal Jepang Jadikan Indonesia Basis Produksi

Pabrik Popok Bayi Asal Jepang Jadikan Indonesia Basis Produksi

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 02:48 WIB

Lahir Prematur, Anak ini Disebut 'Bayi Alien'

Lahir Prematur, Anak ini Disebut 'Bayi Alien'

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 05:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×