Lahir Prematur, Anak ini Disebut 'Bayi Alien'

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 01 Agustus 2015 | 05:00 WIB
Lahir Prematur, Anak ini Disebut 'Bayi Alien'
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Suara.com - Ren Minge tak mengharapkan Guo Enze lahir tak sempurna. Ibu muda itu shock begitu melihat putranya dilahirkan tidak seperti bayi-bayi pada umumnya.

Guo berkulit pucat, berperut buncit, dan seperti tak berdaging. Tubuhnya seperti 'tengkorak hidup'. Guo lahir 80 hari lalu dengan berat 2,5 kg. Kondisi Guo buruk, sementara orangtuanya miskin.

Kondisi Guo seperti itu langka di Cina. Dia dilahirkan di Desa Chuandi, Cina utara. Oleh tim medis, Guo disebut sebagai bayi alien. Karena kulit pucat dan perut yang terus membesar. Sebab usus Guo terjerat dan dia tidak mempunyai anus.

Guo buang air besar dan kecil melalui penisnya. Beratnya menyusut. Hampir 3 bulan, berat Guo berhenti di 2,4 kg. Padahal normalnya berat bayi di usia 80 hari, 6.4kg.

Ayah Guo, Zhang Hungqing melihat anaknya sebagai harapan baru bagi keluarga miskinnya. Namun begitu Guo lahir dan prematur, harapan itu hilang.

Seperti dilansir Daily Mail, Guo semula ditempatkan dalam inkubator, tetapi empat hari kemudian ia dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar karena sakit yang 'unik'.

Biaya medis Guo meroket menjadi sekitar 50.000 yuan. Sementara perbulan keluarga Zhang Hungqing hanya berpenghasilan 2.000 yuan. Sementara penyakit yang diderita Guo bukan satu. Ada tekanan darah tinggi, hemangioma dan infark yang diderita anak malang itu.

"Saya mohon Anda semua untuk membantu cucu saya. Dia baru berumur 80 hari dan bahkan tidak melihat matahari. Jika tidak ada yang membantu, saya tidak yakin berapa lama anak ini akan hidup," kata kakek Guo.

Keluarga kini berharap publik untuk membantu pembiayaan Guo. (Daily Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengunjung Mall di Cina Paranoid dengan Eskalator

Pengunjung Mall di Cina Paranoid dengan Eskalator

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 18:19 WIB

Myanmar Bebaskan 155 Warga Cina yang Terlibat "Illegal Logging"

Myanmar Bebaskan 155 Warga Cina yang Terlibat "Illegal Logging"

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 14:49 WIB

Cina Penjarakan 5 Anggota Sekte yang Dinilai Sesat

Cina Penjarakan 5 Anggota Sekte yang Dinilai Sesat

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 15:45 WIB

Mulai Tahun Depan Cina Terapkan Kebijakan Dua Anak

Mulai Tahun Depan Cina Terapkan Kebijakan Dua Anak

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 08:17 WIB

Filipina Akan Operasikan Lagi Bekas Pangkalan Militer Amerika

Filipina Akan Operasikan Lagi Bekas Pangkalan Militer Amerika

News | Jum'at, 17 Juli 2015 | 05:01 WIB

Keterpurukan Ekonomi Cina Jadi Perhatian Indonesia

Keterpurukan Ekonomi Cina Jadi Perhatian Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2015 | 04:18 WIB

800 Ribu Warga Cina Diungsikan dari Topan Chan-hom

800 Ribu Warga Cina Diungsikan dari Topan Chan-hom

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 11:16 WIB

Saham Cina Anjlok, Ekspor Indonesia Terancam

Saham Cina Anjlok, Ekspor Indonesia Terancam

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2015 | 12:34 WIB

PM Cina Frustrasi dengan Pejabat Malas dan Korup

PM Cina Frustrasi dengan Pejabat Malas dan Korup

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 10:30 WIB

11 Tewas dalam Insiden Runtuhnya Pabrik Sepatu di Cina

11 Tewas dalam Insiden Runtuhnya Pabrik Sepatu di Cina

News | Minggu, 05 Juli 2015 | 18:34 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB