Ini Akibatnya Kalau Memendam Amarah

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 23 Oktober 2015 | 12:02 WIB
Ini Akibatnya Kalau Memendam Amarah
Ilustrasi lelaki marah sambil mengangkat bangku. (Shutterstock)

Suara.com - American Psychological Association mendefinisikan kemarahan sebagai emosi yang ditandai dengan sikap antagonis terhadap seseorang atau sesuatu yang telah membuat Anda dalam posisi tak nyaman.

Sebagian orang mungkin memiliki kecenderungan untuk mudah bereaksi terhadap kemarahan melalui pembalasan. Tapi ada pula yang berusaha mengendalikannya agar suasana tak menjadi hancur.

Sayangnya, mengendalikan amarah ternyata bisa menyebabkan masalah kesehatan. Hal ini karena kemarahan adalah emosi yang sangat kuat dan dapat sangat mempengaruhi kesehatan fisik secara tidak disadari.

Berikut adalah berbagai gangguan kesehatan yang mungkin muncul jika Anda mengendalikan amarah seperti dilansir Zeenews.

1. Sakit kepala
Menahan amarah kerap menjadi penyebab timbulnya sakit kepala. Menurut penelitian, kemarahan yang ditahan dapat menumpuk menjadi depresi atau kecemasan yang salah satunya ditandai dengan sakit kepala.

2. Masalah pencernaan
Kemarahan dapat mempengaruhi setiap bagian dari sistem pencernaan. Ketika Anda marah, tubuh mengaktifkan respon 'menutup perlawanan' dalam sistem saraf pusat. Hal ini bisa mempengaruhi sistem pencernaan karena aliran darah dari sistem saraf pusat tertutup dengan aktifnya respon tersebut.

3. Tidur malam tak nyenyak
Kemarahan dapat 'merampok' Anda dari kedamaian pikiran di malam hari. Dalam kondisi seperti itu, sangat tak mungkin seseorang dapat tidur nyenyak. Pasalnya, seluruh otot Anda tegang usai mengendalikan amarah.

4. Memperburuk kecemasan
Kemarahan adalah emosi kuat yang mengintensifkan kecemasan yang mengarah pada masalah kesehatan yang serius. Mengendalikan kemarahan dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan umum (GAD), suatu kondisi yang mempengaruhi jutaan orang.

5. Depresi
Kemarahan dapat memicu depresi. Jika Anda menghadapi masalah yang tidak menawarkan solusi yang efektif dan amarah sudah terlanjur Anda pendam maka hal ini bisa memicu depresi.

6. Meningkatkan tekanan darah
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang marah memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

7. Masalah kulit
Kemarahan berkepanjangan dapat membahayakan kulit tubuh Anda. Orang yang memendam amarah mereka, sering memiliki penyakit kulit seperti ruam, gatal-gatal, kutil, eksim dan jerawat.

8. Penyakit jantung
Ada risiko yang kuat bahwa kemarahan memainkan peran dalam penyakit jantung. Bahkan, sebuah studi 2002 yang diterbitkan  di jurnal Circulation menyatakan bahwa orang pemarah berisiko dua kali lipat mengidap penyakit arteri koroner (CAD) dan berisiko tiga kali mengidap serangan jantung dibandingkan dengan orang yang jarang marah. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Marah Bisa Picu Serangan Jantung

Studi: Marah Bisa Picu Serangan Jantung

Health | Jum'at, 27 Februari 2015 | 13:10 WIB

Ini Cara Marah Kepada Anak

Ini Cara Marah Kepada Anak

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2015 | 11:12 WIB

Meluapkan Emosi dengan Kata-Kata Kotor Baik Untuk Kesehatan?

Meluapkan Emosi dengan Kata-Kata Kotor Baik Untuk Kesehatan?

Health | Jum'at, 23 Januari 2015 | 19:10 WIB

Marah Bisa Jadi Indikator Kesehatan yang Baik?

Marah Bisa Jadi Indikator Kesehatan yang Baik?

Health | Jum'at, 09 Januari 2015 | 15:32 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB