Ini Daftar Jajanan Anak yang Harus Diwaspadai (I)

Ririn Indriani

Selasa, 02 Februari 2016 | 18:52 WIB
Ini Daftar Jajanan Anak yang Harus Diwaspadai (I)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Survei Badan POM 2007 menyebutkan bahwa sekitar 45 persen jajanan anak berbahaya, baik akibat cemaran fisik, mikrobiologi, dan kimia seperti pewarna tekstil.

Mengetahui hal ini, para orangtua pasti cemas. Oleh karena itu, ada baiknya Anda waspada terhadap jajanan yang berpotensi membahayakan kesehatan buah hati.

Lantas, jajanan anak seperti apa yang patut diwaspadai? Berikut ulasannya setelah ditinjau oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari, konsultan dari Meet Doctor.

1. Agar-agar jeli
Sebuah investigasi yang dilakukan sebuah stasiun TV nasional menemukan, di daerah Karawang, Jawa Barat, ada industri agar-agar jeli yang dicampur bahan kimia berbahaya. Ke mana saja agar-agar berharga Rp1.000 ini dipasarkan dan apakah itu satu-satunya industri jajanan berbahaya, kita tidak tahu.

Yang jelas, setelah diuji ke laboratorium milik Dinas Kesehatan, terbukti agar-agar jeli ini positif mengandung boraks, juga zat pewarna tekstil. Dua bahan kimia berbahaya yang bisa mengakibatkan gangguan kesehatan yang serius.

Tentu kita tidak bisa menuduh bahwa semua penjual agar-agar jeli berbuat curang. Tapi, kita harus bisa membedakan, mana produk yang asli dan baik dan mana yang bahaya.
 
Agar-agar murni biasanya memiliki tampilan warna yang bercahaya, rasa manisnya asli, tidak pahit, kenyal tapi mudah hancur, dan cepat basi. Sedangkan agar-agar yang bercampur bahan kimia, tampilan warnanya kelihatan pekat, rasanya manis tapi lama-lama pahit, kenyal dan padat, serta tidak cepat basi.

2. Permen
Permen mengandung gula tambahan buatan, biasanya jenis fruktosa, dan sedikit sekali zat gizinya. Penelitian menyebutkan,  fruktosa  dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2 dan obesitas.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi permen dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, di antaranya:

Gigi rusak
Makan permen artinya memandikan gigi dengan gula. Kondisi lingkungan yang manis, mudah mengundang bakteri. Bakteri yang berkumpul di area oral anak yang tidak segera dibersihkan akan menimbulkan berbagai masalah gigi yang meliputi  erosi enamel, penyakit gusi dan kerusakan gigi.

Merusak hati (liver)

Sebelum memasuki aliran darah, gula melewati hati dan baru mengelompokkannya. Jika anak Anda makan banyak permen, hati atau livernya harus bekerja ekstra keras untuk memproses gula dan mengubahnya menjadi lemak. Seiring waktu, beberapa partikel lemak terjebak dalam hati dan berpotensi menyebabkan gangguan.

Kecanduan
Gula juga mampu mengaktifkan pusat reward di otak, mengaktifkan dopamin. Itu sebabnya gula dimasukkan dalam kelompok bahan makanan yang bersifat adiktif alias menyebabkan kecanduan.

Selain agar-agar jeli dan permen, masih ada lagi jajanan lainnya yang bisa menimbulkan risiko kesehatan pada anak. Apa saja? Tunggu ya di artikel selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sendok Makan Tak Dianjurkan untuk Minum Obat Sirup

Sendok Makan Tak Dianjurkan untuk Minum Obat Sirup

Health | Kamis, 28 Januari 2016 | 15:29 WIB

Kemperin Telusuri Jajanan Anak Berhadiah Mirip Kondom di Bekasi

Kemperin Telusuri Jajanan Anak Berhadiah Mirip Kondom di Bekasi

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 20:15 WIB

Jajanan Anak Berhadiah Mirip Kondom Ditemukan di Bekasi

Jajanan Anak Berhadiah Mirip Kondom Ditemukan di Bekasi

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 19:49 WIB

Alami Mutasi, Gadis Kecil Ini Tak Pernah Merasa Lapar dan Ngantuk

Alami Mutasi, Gadis Kecil Ini Tak Pernah Merasa Lapar dan Ngantuk

Health | Selasa, 19 Januari 2016 | 07:40 WIB

Terkini

Tak Cuma Makanan, Aspek Halal Juga Jadi Pertimbangan Memilih Produk Sehari-Hari

Tak Cuma Makanan, Aspek Halal Juga Jadi Pertimbangan Memilih Produk Sehari-Hari

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:43 WIB

PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha

PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:42 WIB

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang

Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka

Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Maskapai Raksasa UEA Hentikan Penerbangan Rute Arab Saudi Imbas Perang

Maskapai Raksasa UEA Hentikan Penerbangan Rute Arab Saudi Imbas Perang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:37 WIB

BRI Tebar Promo Cashback 30 Persen di Seluruh Outlet Xing Fu Tang

BRI Tebar Promo Cashback 30 Persen di Seluruh Outlet Xing Fu Tang

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Sudin KPKP Jaksel Ancam Ambil Anjing yang Dilepasliarkan Pemilik

Sudin KPKP Jaksel Ancam Ambil Anjing yang Dilepasliarkan Pemilik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:34 WIB

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP Melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP Melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Raih Rating Tinggi, Doctor X: Mafia in White Dikritik soal Akurasi Medis

Raih Rating Tinggi, Doctor X: Mafia in White Dikritik soal Akurasi Medis

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:30 WIB

×