facebook

Haid Tak Hanya Picu Jerawat, Tapi Juga Bikin Rambut Berminyak

Esti Utami | Firsta Nodia
Haid Tak Hanya Picu Jerawat, Tapi Juga Bikin Rambut Berminyak
Ilustrasi rambut. (Shutterstock)

Ini karena sekresi hormon meningkat sehingga memicu produksi minyak di kulit kepala.

Suara.com - Munculnya jerawat saat haid merupakan gangguan umum yang dialami banyak perempuan. Namun tak hanya memicu jerawat, perubahan hormon saat haid juga bisa memicu perubahan pada bagian tubuh Anda lainnya, yakni rambut.

Berdasarkan aplikasi yang dihimpun situs Clue, yang membantu perempuan melacak siklus haid secara rinci, ditemukan bahwa sebagian besar perempuan mengeluhkan kondisi rambut yang berminyak, lepek ketika memasuki periode haid.

Menurut dokter spesialis kulit di New York, Whitney Bowe, pada minggu menjelang haid, kadar progesteron dalam tubuh perempuan melonjak naik. Peningkatan kadar hormon ini diikuti pula dengan produksi minyak di kulit kepala.

Kemudian ketika Anda benar-benar masuk masa menstruasi, tingkat hormon progesteron, estrogen dan testosteron berada pada tingkat tertinggi dalam siklus Anda.

"Testosteron juga dapat memicu produksi sebum, sehingga beberapa perempuan mengalami kecenderungan rambut berminyak pada saat menstruasi," kata Bowe.

Efeknya, lanjut Bowe, biasanya akan bertahan untuk beberapa hari sebelum kembali ke tingkat yang lebih normal.

Jika Anda memiliki kecenderungan rambut berminyak saat memasuki periode menstruasi, maka Anda bisa melakukan berbagai upaya untuk mencegahnya semakin memburuk.

Penata rambut Katherine Weingartner dari New York City Haven Spa merekomendasikan keramas dua kali dengan sampo pelembab saat menstruasi sehingga Anda mendapatkan pembersihan lebih dalam yang menghilangkan kelebihan minyak di kulit kepala Anda.

Weingartner juga merekomendasikan penggunaan dry shampoo setiap hari saat periode haid untuk membuatnya tetap segar. Namun, jika rambut Anda termasuk tipe kering, Anda termasuk yang beruntung. (womenshealth.com)




IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS