Studi: Virus Zika Tingkatkan Risiko Penyakit Saraf Langka

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2016 | 15:08 WIB
Studi: Virus Zika Tingkatkan Risiko Penyakit Saraf Langka
Ilustrasi Virus Zika. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan Prancis belum lama ini menemukan adanya hubungan antara virus Zika dan sindrom saraf yang disebut Guillain-Barre (GBS). Keterkaitan ini terlihat pada negara-negara yang dilanda epidemi Zika yang menunjukkan adanya peningkatan kasus-kasus kondisi saraf yang serius.

Guillain-Barre (GBS) adalah sindrom langka di mana sistem kekebalan tubuh menyerang bagian dari sistem saraf, biasanya terjadi beberapa hari setelah terpapar virus, bakteri atau parasit.

Dalam sebuah penelitian retrospektif, penelitian yang didasarkan pada catatan medis, yang menganalisis data dari wabah Zika di Polinesia Prancis selama 2013 dan 2014, para peneliti yang dipimpin oleh Arnaud Fontanet dari Institut Pasteur Prancis menghitung perkiraan risiko berkembangnya Sindrom Guillain-Barre (GBS) sebesar 2,4 untuk setiap 10.000 orang yang terinfeksi Zika.

"Pekerjaan ini penting karena memungkinkan untuk memastikan peran infeksi virus Zika dalam kejadian komplikasi neurologis parah yang merupakan Sindrom Guillain-Barre," kata Fontanet, kepala unit epidemiologi penyakit yang muncul di Institut Pasteur.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa di wilayah yang terkena epidemi virus Zika cenderung terlihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah pasien dengan komplikasi saraf yang serius.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah virus Zika yang dibawa nyamuk dan yang menyebar dari Brasil sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.

Pernyataan ini sebagian besar didasarkan pada bukti yang mengaitkan Zika dengan cacat lahir yang dikenal sebagai mikrosepali, ditandai dengan kepala kecil dan otak belum berkembang, tapi WHO juga khawatir tentang meningkatnya laporan kasus GBS di negara yang terinfeksi Zika.

Memang belum jelas apakah virus Zika benar-benar menyebabkan mikrosepali pada bayi, tapi para ahli mengatakan bukti tentang keterkaitan virus Zika.

Tim Fontanet menganalisa data dari 42 pasien yang menderita GBS pada saat epidemi Polinesia Prancis dan menemukan setiap orang memiliki bukti infeksi sebelumnya dengan Zika.

Pengujian juga menunjukkan 93 persen dari mereka telah terinfeksi Zika baru-baru ini dalam waktu tiga bulan sebelum berkembang menderita GBS.

Jeremy Farrar, spesialis penyakit menular dan direktur yayasan amal kesehatan global Wellcome Trust mengatakan, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan The Lancet, "memberikan bukti yang paling menarik terkait hubungan sebab akibat" antara Zika dan GBS.

"Peningkatan kasus yang dilaporkan tentang Guillain-Barra di Brasil dan negara-negara Amerika Selatan lain tampaknya menunjukkan situasi serupa yang mungkin terjadi dalam wabah saat ini, meskipun keterkaitan di sini belum terbukti secara definitif," katanya.

Menurut WHO, bahkan dengan pelayanan kesehatan terbaik yang tersedia, sekitar 3 sampai 5 persen pasien GBS meninggal karena komplikasi, termasuk infeksi darah, pembekuan paru-paru, serangan jantung dan kelumpuhan otot-otot yang mengontrol pernapasan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Imbau Ibu Hamil Waspada Zika di Olimpiade Brazil

AS Imbau Ibu Hamil Waspada Zika di Olimpiade Brazil

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 07:27 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB