Mengenal Lebih Dekat Metode Hiperbarik

Esti Utami

Selasa, 15 Maret 2016 | 18:15 WIB
Mengenal Lebih Dekat Metode Hiperbarik
Metode perawatan hiperbarik. (shutterstock)

Suara.com - Kebakaran di Ruang Udara Bertekanan Tinggi RSAL dr Mintohardjo, yang diduga akibat hubungan arus pendek pada Senin (14/3/2016) menewaskan empat orang. Ketua Umum PGRI, Sulistyo turut menjadi korban meninggal dalam insiden itu. Saat itu ia sedang menjalani terapi hiperbarik

Selain Sulistyo, korban lainnya adalah Irjen Pol (Purn) Abubakar Nataprawira, Edi Suwandi dan dr Dimas. Mantan ketua umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Kartono Mohamad mengatakan terapi hiperbarik bisa untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit termasuk untuk kecantikan.

"Pada mulanya, terapi hiperbarik ditujukan untuk para penyelam yang menderita bends, yaitu penyakit yang disebabkan dekompresi atau perubahan tekanan yang tiba-tiba," kata Kartono dihubungi di Jakarta, Selasa (15/3/2016).

Mantan dokter TNI Angkatan Laut itu mengatakan penyelam yang menyelam di kedalaman air kemudian ke permukaan dalam waktu yang singkat dapat terkena dekompresi. Akibatnya, terdapat nitrogen pada sendi-sendi sehingga menjadi sakit saat digerakkan.

Terapi hiperbarik pada prinsipnya adalah memasukkan oksigen murni ke dalam tubuh dengan menggunakan tekanan untuk mengusir nitrogen yang ada pada sendi-sendi penderita.

"Peralatan untuk terapi hiperbarik adalah bagian dari keselamatan penyelaman yang dimiliki TNI AL. Di kapal-kapal selam juga biasanya ada peralatan untuk melakukan terapi hiperbarik," tuturnya.

Dalam perkembangannya, terapi hiperbarik juga dapat digunakan untuk penyembuhan beberapa macam penyakit, misalnya tetanus dan gangren. Penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh kuman dan bakteri anaerob yang akan mati oleh paparan oksigen pada terapi hiperbarik.

Hiperbarik juga dilakukan untuk terapi-terapi kecantikan dan kesegaran tubuh. Oksigen yang dimasukkan ke dalam tubuh diyakini bisa membuat badan menjadi segar dan awet muda.

"Pada kejadian anggota DPD Sulistyo, saya rasa dia menjalani terapi hiperbarik untuk kesehatan dan kesegaran tubuh," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Perut Tidak Boleh Dipijat? Kenali Alasan dan Risikonya Berikut Ini

Mengapa Perut Tidak Boleh Dipijat? Kenali Alasan dan Risikonya Berikut Ini

Your Say | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 19:42 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB